Rico Waas kembali menegaskan, jika kertas-kertas itu tidak terpakai, dikumpulkan dan dibuang, jangan dibiarkan begitu di bawah meja. “Mau jadi apa ini? Sepanjang saya ke kelurahan, baru ini kelurahan yang paling parah,” ungkapnya.
Lurah Ladang Bambu tampak hanya bisa pasrah dengan temuan Rico Waas dalam kunjungan yang tidak diduganya sama sekali itu. Ia hanya mengucapkan, “Siap salah, Pak” sambil menundukkan kepala. Sebelum meninggalkan kantor tersebut, pria yang dilantik menjadi Wali kota Medan sejak 20 Februari 2025 ini, minta segera dilakukan pembersihan, menata dan merawat kantor dengan baik sehingga menjadi tempat yang nyaman dan ramah bagi masyarakat. (sn7)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.