Upaya yang perlu diperkuat mencakup pelatihan berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi teknis tenaga kerja, serta penyesuaian kurikulum dengan karakteristik sektor hasil hutan dan perkebunan yang dominan di Sumatera.
Lamhot menegaskan pihaknya akan terus memantau kesiapan kelembagaan, efektivitas program pelatihan, dan kesesuaian kurikulum dengan kebutuhan riil dunia industri. Ia menilai BPSDMI dan Balai Diklat Industri memiliki posisi strategis sebagai pusat pengembangan kompetensi yang akan menentukan masa depan daya saing industri nasional. (A18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.