MENU
Selidiki Pembelian Rumah Singgah Rp14,5 M, Gerindra, Golkar dan Nasdem...
WA FB
Pematangsiantar

Selidiki Pembelian Rumah Singgah Rp14,5 M, Gerindra, Golkar dan Nasdem Ingin Pansus Dibentuk

G Editor : Gunawan Purba | 08 Jan 2026 | 17:59 WIB
Selidiki Pembelian Rumah Singgah Rp14,5 M, Gerindra, Golkar dan Nasdem Ingin Pansus Dibentuk
DPRD Pematangsiantar

Pematangsiantar, Sinata.id - Tahun 2025 yang lalu Pemerintah Kota (Pemko) membeli eks Rumah Singgah Covid19 di Jalan SM Raja, Kelurahan Bah Kapul, Kecamatan Siantar Sitalasari, dengan harga Rp 14,5 miliar.

Hanya saja kemudian, harga pembelian eks rumah singgah sebesar itu memunculkan kecurigaan Anggota DPRD Kota Pematangsiantar. Karena harga belinya dinilai terlalu tinggi.

Rasa curiga itu diungkap anggota dewan pada Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pematangsiantar dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Rabu (7/1/2026) di Ruang Rapat Gabungan Komisi.

Saat rapat, sejumlah anggota dewan mendengungkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Rumah Singgah Covid19 untuk menelusuri (menyelidiki) kesesuaian harga, serta efektivitas dan efisiensi anggaran.

Terhadap usulan pembentukan tersebut, Fraksi Golkar Indonesia, Fraksi Gerindra dan Fraksi Nasdem DPRD Pematangsiantar meminta agar Pansus Rumah Singgah segera dibentuk.

Ketua Fraksi Golkar Indonesia, Hj Rini Silalahi mengatakan, fraksi yang dipimpinnya ingin mencari tahu kesesuaian nilai beli terhadap eks rumah singgah dimaksud.

"Terkait eks rumah singgah, Fraksi Golkar ikut pembentukan pansus," sebut Rini Silalahi melalui pesan Whatsapp (WA), Kamis (8/1/2026).

Hal senada juga disampaikan Ketua Fraksi Gerindra, Chairuddin Lubis. Politisi ini menegaskan, bahwa pansus harus dibentuk. Karena pembelian eks rumah singgah telah menjadi sorotan, sehingga perlu ditelusuri.

"Kalau kami dari (Fraksi) Gerindra, itu harus. Pansus harus dibentuk. Agar ditelusuri hingga tuntas," tandas Chairuddin.

Sedangkan Ketua Fraksi Nasdem, Tongam Pangaribuan, kemarin menyatakan fraksinya juga berharap Pansus Rumah Singgah segera dibentuk. Karena fraksinya menaruh curiga dengan harga Rp14,5 miliar.

Sementara tiga fraksi lainnya, Fraksi PDI Perjuangan, Fraksi Nurani Keadilan dan Fraksi Demokrat masih menunggu hasil pengkajian dan koordinasi antar sesama anggota pada masing-masing fraksi.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan, Imanuel Lingga menyampaikan, pihaknya masih melakukan pengkajian terhadap pembiayaan anggaran pembelian eks rumah singgah melalui APBD Kota Pematangsiantar.

"Kami akan kaji terlebih dahulu," sebut Imanuel yang biasa disapa Noel, Kamis (8/1/2026) melalui panggilan WA.

Seirama dengan Noel, juga dikatakan Ketua Fraksi Demokrat, Ilham Sinaga. Selain melakukan kajian, sesama anggota Fraksi Demokrat juga masih berkoordinasi.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.