MENU
Sidang Nicolas Maduro di AS Memanas, Sengketa Dana dan Sanksi Jadi Sor...
WA FB
Dunia

Sidang Nicolas Maduro di AS Memanas, Sengketa Dana dan Sanksi Jadi Sorotan Utama

J Editor : Jansen Siahaan | 27 Mar 2026 | 21:09 WIB
Sidang Nicolas Maduro di AS Memanas, Sengketa Dana dan Sanksi Jadi Sorotan Utama
Nicolas Maduro bersama istrinya Cilia Flores. (antara)

Manhattan, Sinata.id – Mantan Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, bersama istrinya Cilia Flores, menghadiri persidangan di pengadilan federal Manhattan, Amerika Serikat (AS), Kamis (26/3/2026).

Keduanya menghadapi dakwaan terkait narkoterorisme dan kepemilikan senjata api.

Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Distrik AS, Alvin Hellerstein, fokus utama pembahasan adalah sengketa biaya hukum, khususnya terkait penggunaan dana pemerintah Venezuela untuk membiayai tim pembela.

Maduro tampak mengenakan pakaian tahanan berwarna khaki dengan tangan terborgol saat memasuki ruang sidang. Meski terancam hukuman penjara seumur hidup, ia sempat menyapa tim kuasa hukumnya.

Sengketa Biaya Hukum dan Sanksi AS

Kuasa hukum Maduro, Barry Pollack, menyatakan kliennya tidak memiliki dana pribadi yang cukup untuk membayar biaya hukum. Ia meminta pengadilan mengizinkan penggunaan aset Venezuela yang saat ini berada di bawah sanksi AS.

Namun, jaksa penuntut Kyle Wirshba menolak permintaan tersebut. Ia menilai aset negara tidak boleh digunakan, serta menegaskan bahwa sanksi tetap berlaku untuk membatasi akses terhadap dana tersebut.

Hakim Hellerstein menegaskan bahwa proses hukum akan tetap berjalan, meskipun sengketa biaya masih berlangsung. Ia juga membuka kemungkinan peninjauan ulang apabila terbukti terdapat pelanggaran terhadap hak terdakwa.

Ajukan Pembatalan Dakwaan

Dalam sidang lanjutan, Maduro dijadwalkan mengajukan permohonan pembatalan dakwaan narkoterorisme. Tim kuasa hukum beralasan bahwa pemerintah AS telah menghambat hak kliennya dalam menyusun pembelaan hukum.

Pollack mengungkapkan bahwa izin pembayaran biaya hukum dari Kantor Pengawasan Aset Asing Departemen Keuangan AS sempat diberikan, namun kemudian dicabut kembali. Hal ini dinilai melanggar hak konstitusional terdakwa.

Di sisi lain, jaksa menyebut pencabutan izin tersebut merupakan koreksi atas kesalahan administratif. Mereka juga menyatakan bahwa Maduro masih dapat menggunakan dana pribadi, meskipun aksesnya terbatas.

Penahanan dan Kondisi Terkini

Saat ini, Maduro dan Flores ditahan di Metropolitan Detention Center, Brooklyn, dengan pengawasan ketat dan pembatasan interaksi.

Keduanya dilaporkan mengalami penurunan kondisi fisik sejak penangkapan pada 3 Januari 2026 dalam operasi militer AS di Caracas. Maduro bahkan disebut masih mengalami gangguan berjalan akibat cedera saat penangkapan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.