MENU
SMAN 2 Siantar Serukan Kolaborasi Demi Pendidikan Bermutu
WA FB
Pematangsiantar

SMAN 2 Siantar Serukan Kolaborasi Demi Pendidikan Bermutu

G Editor : Gunawan Purba | 02 May 2026 | 12:36 WIB
SMAN 2 Siantar Serukan Kolaborasi Demi Pendidikan Bermutu
Peringatan Hardiknas di SMAN 2 Pematangsiantar

Pematangsiantar, Sinata.id - Humas SMA Negeri (SMAN) 2 Pematangsiantar, Salomo Kristen Silalahi SKom, MM mengatakan, bahwa momentum Hardiknas harus dimaknai lebih dari sekadar peringatan tahunan.

Pada momen Hardiknas (Hari Pendidikan Nasional) hari ini, mengutip pernyataan Kepala SMAN 2 Pematangsiantar, Salomo menyatakan, untuk bisa berkembang dan berkualitas, stakeholder pendidikan, termasuk masyarakat harus berkolaborasi.

“Pesan utama yang disampaikan Bapak Kepala Sekolah adalah bahwa pendidikan berkualitas hanya bisa terwujud jika semua pihak ikut terlibat. Sekolah tidak bisa berjalan sendiri,” ujar Salomo, Sabtu (2/5/2026).

Ia menegaskan, peran orang tua dalam mendampingi anak, dukungan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang positif, serta sinergi dengan berbagai pihak menjadi fondasi penting dalam membangun generasi unggul.

Lebih lanjut, Hardiknas 2026 disebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam menghadirkan pendidikan yang merata dan berkeadilan. Tidak boleh ada lagi anak yang tertinggal dalam mendapatkan akses pendidikan yang layak.

“Ini bukan hanya tentang hari peringatan, tapi tentang gerakan bersama. Ketika semua pihak terlibat, maka pendidikan bermutu untuk semua bukan lagi sekadar slogan, melainkan kenyataan,” tambahnya.

Dengan semangat kolaborasi yang digaungkan tahun ini, harapan akan lahirnya generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan semakin terbuka lebar. (SN10)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.