Pematangsiantar, Sinata.id – Suasana di area Polres Pematangsiantar, Kamis (12/2/2026), mendadak memanas.
Diduga terjadi adu mulut antara Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim, Ipda Darwin Siregar, dan seorang pria yang belum diketahui identitasnya. Peristiwa tersebut terjadi tidak jauh dari ruang Unit PPA.
Hingga berita ini ditayangkan Jumat (13/2/2026), penyebab pasti peristiwa tersebut belum dapat dipastikan. Setelah perdebatan berlangsung singkat, kedua belah pihak meninggalkan lokasi.
Dalam peristiwa itu, sempat terdengar percakapan bernada emosional. Pria tersebut menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menyampaikan penolakan sebagaimana yang dituduhkan.
“Bapak jangan memelintir. Tidak pernah saya bilang tidak bersedia. Tolong ditunda dulu, Pak, saya sudah memohon,” ujarnya.
Ia juga mempertanyakan pernyataan terkait berita acara yang disebut-sebut memuat keterangan dirinya tidak bersedia.
“Kenapa dibilang membuat berita acara tidak bersedia? Mengapa Bapak menilai saya seperti itu?” lanjutnya.
Menanggapi hal tersebut, Ipda Darwin terdengar meminta agar pihak yang mendampingi membuat surat sesuai prosedur.
“Seharusnya kalau mendampingi dibuatkan suratnya. Kalau memang ada SOP (Standard Operating Procedure), silakan dibuat suratnya,” ujarnya.
Sejumlah personel kepolisian yang berada di sekitar lokasi segera meredam situasi guna mencegah ketegangan meluas.
Upaya konfirmasi kepada Ipda Darwin masih dilakukan hingga berita ini diterbitkan. (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.