Jakarta, Sinata.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan polemik hukum terkait dugaan korupsi pembelian lahan RS Sumber Waras telah tuntas.
Pemerintah Provinsi DKI pun bersiap mengembangkan rumah sakit tersebut menjadi fasilitas bertaraf internasional yang fokus pada layanan kanker dan jantung.
Pernyataan itu disampaikan Pramono saat menghadiri Silaturahmi Akbar Kaum Betawi di Museum MH Thamrin, Minggu (15/2/2026).
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa sejak masa kampanye dirinya tidak banyak mengumbar janji politik. Ia mengaku hanya melanjutkan dan menjanjikan hal-hal yang telah dirintis gubernur sebelumnya.
Ketika menyinggung kepemimpinan Basuki Tjahaja Purnama, Pramono menyebut persoalan RS Sumber Waras kini telah selesai secara hukum.
“Dari Pak Ahok, Rumah Sakit Sumber Waras alhamdulillah sudah selesai. Segera kita mulai bangun Rumah Sakit Internasional untuk kanker dan jantung,” kata Pramono di hadapan para undangan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan telah mengusulkan pembangunan RS Sumber Waras sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) kepada Presiden Prabowo Subianto.
Menurutnya, dukungan juga sudah datang dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perekonomian.
“Saya sudah mengajukan kepada Bapak Presiden agar ini bisa ditetapkan sebagai PSN. Dukungan dari Kementerian Kesehatan dan Kementerian Perekonomian sudah ada. Mudah-mudahan segera diputuskan,” ujarnya.
Meski demikian, Pramono menegaskan pembangunan tetap berjalan meskipun status PSN belum ditetapkan. Ia memastikan tak ada lagi kendala hukum yang menghambat proyek tersebut.
“Kalaupun belum diputuskan, kami tetap akan membangun. Soal nama nanti ditentukan kemudian, yang jelas persoalan hukumnya sudah selesai,” tegasnya. (A18)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.