Struktur Organisasi Diperkuat
Bank BJB juga melakukan penyesuaian struktur organisasi dengan menambah jumlah jabatan menjadi tujuh posisi. Salah satu perubahan penting adalah pemisahan fungsi teknologi informasi agar berdiri sendiri dan lebih independen.
“Teknologi informasi harus berdiri sendiri karena memiliki peran strategis bagi bisnis BJB ke depan,” jelas Dedi.
Ia berharap susunan baru ini mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap Bank BJB, tidak hanya sebagai bank milik pemerintah daerah, tetapi juga sebagai bank yang kompetitif di tingkat nasional.
“Dengan struktur baru ini, kami berharap Bank BJB menjadi bank yang kredibel dan diminati secara luas di seluruh Indonesia,” pungkasnya. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.