Pematangsiantar, Sinata.id — Suasana sore Ramadhan 2026 di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Timur, Kota Pematangsiantar, berubah menjadi pusat keramaian.
Di depan Masjid Ilham, puluhan pedagang menjajakan aneka takjil untuk kebutuhan berbuka puasa.
Sejak pukul 15.30 WIB, warga mulai berdatangan. Sepeda motor terparkir rapi di pinggir jalan, sementara pembeli silih berganti memilih menu berbuka. Aroma gorengan hangat berpadu dengan manisnya es buah dan kue basah yang tertata menggoda di atas meja dagangan, Senin (2/3/2026).
Beragam jenis takjil tersedia, mulai dari aneka kue basah seperti lapis, onde-onde, dan bolu potong hingga gorengan seperti bakwan dan pisang goreng. Selain itu, pedagang juga menyediakan mi goreng, sayur masak, serta minuman segar seperti es buah dan es campur.
Dari sisi harga, takjil di lokasi ini tergolong ramah di kantong. Kue basah dijual mulai Rp1.500 hingga Rp3.500 per potong. Sementara mi dan sayur masak dibanderol mulai Rp5.000 per porsi. Minuman segar juga tersedia dengan harga mulai Rp5.000 per gelas.
Siti (42), salah seorang pedagang kue basah, mengaku Ramadhan membawa berkah tersendiri baginya. Dalam sehari, ia dapat menjual ratusan potong kue.
“Alhamdulillah, setiap sore ramai. Kadang sebelum azan magrib dagangan sudah hampir habis. Ramadhan memang momen yang paling kami tunggu,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Andi, pedagang mi dan sayur masak. Ia menyebut omzetnya meningkat hampir dua kali lipat dibanding hari biasa.
“Kalau hari biasa mungkin tidak seramai ini. Di bulan puasa, orang mencari yang praktis untuk berbuka. Harga juga kami sesuaikan supaya tetap terjangkau,” katanya.
Sementara itu, Rina (29), salah seorang pembeli, mengaku hampir setiap hari berburu takjil di lokasi tersebut. Menurutnya, pilihan yang banyak dan harga yang terjangkau menjadi alasan utama.
“Di sini lengkap, mau kue ada, gorengan ada, mi juga ada. Harganya murah dan rasanya enak, jadi tidak perlu jauh-jauh mencari tempat lain,” ucapnya.
Pembeli lainnya, Ahmad (35), mengatakan suasana menjelang berbuka di depan masjid terasa lebih hidup dan penuh kebersamaan.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.