MENU
Tiga Wisata Sejarah di Gorontalo yang Wajib Dikunjungi
WA FB
Wisata & Kuliner

Tiga Wisata Sejarah di Gorontalo yang Wajib Dikunjungi

J Editor : Jansen Siahaan | 04 Apr 2026 | 10:00 WIB
Tiga Wisata Sejarah di Gorontalo yang Wajib Dikunjungi
Benteng Otanaha di Gorontalo. (liputan6)

Gorontalo, Sinata.id – Kota Gorontalo tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga memiliki kekayaan sejarah yang menarik untuk dijelajahi.

Sejumlah destinasi wisata di daerah ini menawarkan pengalaman liburan yang menyenangkan sekaligus edukatif, dengan biaya yang relatif terjangkau.

Berikut tiga destinasi wisata sejarah di Gorontalo yang patut dikunjungi:

Danau Perintis

Danau Perintis terletak di Desa Boludawa dan Desa Huluduotamo, Kabupaten Bone Bolango. Danau ini berada tidak jauh dari kawasan Taman Nasional Bogani Nani Wartabone.

Sejak zaman purbakala, Danau Perintis telah menjadi sumber kehidupan masyarakat sekitar. Hingga kini, danau tersebut masih berfungsi sebagai penopang sistem irigasi warga.

Nama “Perintis” merupakan singkatan dari “Perbaikan Ekonomi Rakyat Indonesia Timur,” yang mencerminkan peran pentingnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Suasana yang tenang serta panorama alam yang hijau menjadikan tempat ini cocok untuk wisata keluarga sekaligus pembelajaran sejarah lokal.

Benteng Otanaha

Benteng Otanaha berlokasi di Kelurahan Dembe I, Kecamatan Kota Barat. Benteng ini menjadi saksi sejarah perlawanan masyarakat Gorontalo terhadap penjajahan Portugis.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung dapat menempuh perjalanan sekitar 30 menit dari pusat kota. Selanjutnya, pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga menuju puncak benteng.

Benteng yang dibangun pada abad ke-15 ini merupakan bagian dari tiga sistem pertahanan, yakni Otanaha, Otahiya, dan Ulupahu. Dari atas bukit, pengunjung dapat menikmati pemandangan Danau Limboto dan Kota Gorontalo, terutama saat matahari terbenam.

Museum Pendaratan Soekarno

Museum Pendaratan Soekarno terletak di Desa Iluta, Kecamatan Batudaa, di tepi Danau Limboto. Tempat ini merupakan salah satu cagar budaya penting di Gorontalo.

Bangunan tersebut dulunya adalah rumah sederhana yang digunakan sebagai tempat singgah Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, saat tiba di Gorontalo pada tahun 1950 menggunakan pesawat amfibi.

Museum ini menyimpan berbagai koleksi sejarah, seperti foto dokumentasi dan lukisan yang menggambarkan momen kedatangan Bung Karno. Area halaman yang luas serta keberadaan dermaga di tepi danau menambah daya tarik wisata ini.

Selain sebagai destinasi edukasi, kawasan ini juga kerap menjadi lokasi peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia serta agenda pariwisata daerah, seperti Pesona Danau Limboto.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.