Oleh: Ferry SP Sinamo, SH., MH. Redaksi Sinata.idDalam perjalanan panjang menuju Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan Provinsi Sumatera Utara, Tim Sinata.id yang dipimpin langsung oleh Pempinan Umum Martiaman Sijabat menyempatkan diri berhenti di salah satu situs bersejarah yang sangat terkenal di Sumatera Utara, yaitu Batu Lobang (Goa Belanda), terletak di jalur lintas Kabupaten Tapanuli Tengah menuju Sibolga, dan kini menjadi ikon wisata sejarah sekaligus jalur transportasi vital. [caption id="attachment_6595" align="alignnone" width="756"]
Martiaman Sijabat, Pempinan Umum Sinata.id[/caption]
Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda perjalanan Tim Sinata.id, sejak Minggu, 10 Agustus 2025 hingga 14 Agustus 2025, untuk melihat langsung perkembangan pembangunan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) di Desa Batu Godang, yang digagas oleh Bosrin (tokoh masyarakat Batu Godang).
PKS ini dibangun PT Rejaki Abadi Godang ( PT RAG), yang terletak di Kampung Sitanggiling, Desa Batu Godang. Kehadiran PKS disambut hangat masyarakat, karena diyakini akan membuka lapangan kerja baru, serta meningkatkan perekonomian desa.
βLuar biasa kehandalan Bosrin yang mampu menggait investor untuk membangun PKS di Sitanggiling. Inilah bentuk nyata dari tokoh masyarakat yang mau berjuang untuk kemajuan kampung halamannya,β ujar Martiaman Sijabat dalam perjalanan menuju lokasi kepada penulis.
Sejarah Batu Lobang (Goa Belanda)
Batu Lobang, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Goa Belanda, merupakan peninggalan kolonial Belanda yang dibangun sekitar tahun 1930-an. Terowongan sepanjang Β±200 meter dengan lebar 5 meter ini dipahat langsung dari batu pegunungan keras menggunakan tenaga kerja paksa (rodi) penduduk lokal.
Fungsi utama Batu Lobang kala itu adalah jalur pertahanan militer sekaligus akses transportasi strategis yang menghubungkan pelabuhan Sibolga dengan wilayah pedalaman Tapanuli. Hingga kini, lorong bersejarah tersebut berdiri kokoh, menjadi saksi bisu penderitaan rakyat sekaligus bukti keuletan bangsa.
[caption id="attachment_6543" align="alignnone" width="756"]
PT Rejeki Abadi Godang telah membangun PKS di Batu Godang, Kapasitas 30 ton/jam.[/caption]
Kini, Batu Lobang ditetapkan sebagai Cagar Budaya yang dilindungi oleh UU No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya, sehingga dilarang merusak maupun mengambil bagian dari struktur bersejarah ini.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.