Jakarta, Sinata.id - Tim Thomas Indonesia bersiap menjalani laga krusial pada ajang Piala Thomas dan Uber 2026 di Horsens, 24 April hingga 3 Mei 2026.
Baik tim Thomas Cup maupun Uber Cup Indonesia akan menghadapi pertandingan terakhir fase grup yang menentukan posisi juara grup sekaligus langkah menuju babak perempat final. Tim Thomas Hadapi Prancis Tim Thomas Indonesia yang menjadi unggulan kedua tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair.
Indonesia membuka perjalanan dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Aljazair, lalu meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Thailand.
Indonesia dipastikan menjadi juara Grup D apabila mampu mengalahkan Prancis pada laga terakhir yang digelar 28 April.
Namun sejumlah skenario lain masih terbuka. Jika Indonesia kalah tipis 2-3 dari Prancis dan Thailand menang 5-0 atas Aljazair, maka Indonesia akan finis sebagai runner-up grup namun tetap lolos ke perempat final.
Sebaliknya, Indonesia berpotensi tersingkir apabila kalah 1-4 atau 0-5 dari Prancis, tergantung hasil pertandingan lain dan selisih kemenangan antartim.
Situasi ini muncul setelah Thailand membuat kejutan besar dengan menundukkan unggulan kelima Prancis 4-1, sehingga persaingan di Grup D menjadi sangat ketat.
Dengan demikian, duel Indonesia kontra Prancis menjadi pertandingan paling menentukan di grup tersebut. Tim Uber Tantang Chinese Taipei Sementara itu, tim Uber Indonesia yang menempati unggulan ketujuh berada di Grup C bersama Australia, Kanada, dan Chinese Taipei.
Indonesia dan Chinese Taipei sama-sama tampil dominan dengan kemenangan 5-0 atas Australia serta menang 3-2 atas Kanada.
Dengan catatan identik, pertemuan kedua tim akan menjadi laga puncak penentuan juara Grup C.
Pertandingan diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim menunjukkan performa impresif sepanjang fase grup.
Bagi Indonesia, laga ini menjadi kesempatan emas membuktikan bahwa status unggulan ketujuh bukan cerminan kekuatan sesungguhnya tim Merah Putih.
Jika mampu menang dan menjadi juara grup, Indonesia akan menghadapi runner-up grup lain di babak perempat final, situasi yang tentu lebih menguntungkan.
Kabid Binpres PP PBSI, Eng Hian, menekankan pentingnya kesiapan total seluruh atlet.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.