Pematangsiantar, Sinata.id – Lemahnya pengawasan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pematangsiantar kembali menuai sorotan publik.
Sejumlah truk pengangkut tandan buah segar (TBS) kelapa sawit terpantau masih bebas melintas di ruas-ruas utama kota tanpa dilengkapi jaring pengaman, bahkan pada malam hari, seolah luput dari penindakan aparat.
Hasil pantauan di lapangan menunjukkan truk bermuatan TBS melaju dengan bak terbuka dan muatan menjulang tanpa pengamanan sesuai standar keselamatan lalu lintas. Kondisi tersebut dinilai sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal, khususnya bagi pengendara sepeda motor.
Risiko kecelakaan kian meningkat pada malam hari. Minimnya penerangan jalan serta jarak pandang yang terbatas membuat pengendara sulit mengantisipasi tandan sawit yang dapat terjatuh sewaktu-waktu ke badan jalan.
“Sudah berkali-kali tandan sawit jatuh ke jalan. Kalau malam hari, risikonya jauh lebih besar. Ini bukan sekadar pelanggaran lalu lintas, tetapi ancaman nyata bagi keselamatan pengguna jalan,” ujar Andi, warga Pematangsiantar, Jumat (9/1/2026) malam.
Masyarakat menilai ketidaktegasan Satlantas dalam menertibkan truk bermuatan TBS tanpa pengaman mencerminkan buruknya kinerja pengawasan lalu lintas. Warga mendesak agar penindakan tidak hanya sebatas imbauan, melainkan penegakan hukum tegas sesuai peraturan yang berlaku.
“Jangan menunggu ada korban jiwa baru bertindak,” kata warga lainnya dengan nada kesal.
Sikap bungkam tersebut semakin memperkuat tanda tanya publik terhadap komitmen penegakan keselamatan lalu lintas di Kota Pematangsiantar. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.