New York, Sinata.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melontarkan kritik keras terhadap dua anggota DPR dari Partai Demokrat, Ilhan Omar dan Rashida Tlaib, setelah keduanya meneriaki dirinya saat pidato kenegaraan di Kongres, Selasa (24/2/2026) malam waktu setempat.
Dalam unggahan di platform Truth Social miliknya, Trump menyebut kedua legislator tersebut dengan kata-kata bernada kasar. Ia bahkan mengatakan mereka seharusnya “dikirim kembali ke tempat asal mereka”.
“Ketika orang bisa berperilaku seperti itu, dan mengetahui bahwa mereka adalah politisi curang dan korup yang sangat buruk bagi negara kita, kita harus mengirim mereka kembali ke tempat asalnya secepat mungkin,” tulis Trump, seperti dilansir NBC News, Kamis (26/2/2026).
Interupsi Saat Pidato
Insiden bermula ketika Omar dan Tlaib meneriaki Trump saat Presiden AS itu berpidato di hadapan parlemen. Keduanya mengecam kebijakan Trump terkait penanganan imigrasi.
“Anda telah membunuh warga Amerika!” teriak Omar dalam sidang tersebut.
Omar merupakan perempuan Muslim kelahiran Somalia yang telah menjadi warga negara AS secara sah selama hampir tiga dekade. Sementara Tlaib adalah warga Palestina-Amerika yang lahir di Detroit, Michigan. Keduanya merupakan anggota Kongres yang tidak memenuhi syarat untuk dideportasi.
Trump Seret Robert De Niro
Dalam unggahan yang sama, Trump juga menyerang aktor peraih Academy Award Robert De Niro, yang sebelumnya mengkritik dirinya dalam acara Partai Demokrat di Washington.
Trump menyebut Omar dan Tlaib seharusnya “naik perahu bersama Robert De Niro,” disertai komentar bernada menghina terhadap aktor tersebut.
Sebelum pidato berlangsung, pimpinan Partai Demokrat sebenarnya telah mengingatkan para anggotanya agar tidak terpancing emosi. Namun ketegangan meningkat ketika Trump membahas isu imigrasi.
Melalui pernyataan di platform X, Omar menegaskan ia hanya menyampaikan kritik yang menurutnya perlu disuarakan.
“Saya sudah mengatakan apa yang ingin saya katakan. Saya harus mengingatkan Trump bahwa pemerintahannya bertanggung jawab atas kematian dua konstituen saya,” tulis Omar.
Diketahui, dua warga Minnesota sebelumnya tewas dalam operasi penegakan imigrasi oleh otoritas federal. Kasus tersebut menjadi salah satu pemicu kritik dari Omar dan Tlaib.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.