MENU
Trump Pertimbangkan Operasi Darat ke Iran, Pentagon Siapkan Skenario M...
WA FB
Dunia

Trump Pertimbangkan Operasi Darat ke Iran, Pentagon Siapkan Skenario Militer Terbatas

F Editor : Ferry SP Sinamo | 29 Mar 2026 | 17:19 WIB
Trump Pertimbangkan Operasi Darat ke Iran, Pentagon Siapkan Skenario Militer Terbatas
Pesawat tempur AS (Istimewa)

Amerika Serikat, Sinata.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan tengah mempertimbangkan opsi militer berupa operasi darat terbatas ke Iran. Informasi ini mencuat setelah seorang pejabat Gedung Putih mengungkapkan kepada The Washington Post bahwa Pentagon telah menyiapkan skenario operasi yang dapat berlangsung selama beberapa pekan.

Menurut sejumlah pejabat AS, rencana tersebut tidak mengarah pada invasi besar-besaran, melainkan lebih fokus pada operasi terbatas. Aksi militer itu disebut bisa melibatkan pasukan khusus serta unit infanteri konvensional untuk menjalankan misi tertentu di wilayah Iran.

Meski demikian, belum ada keputusan final dari Trump terkait apakah seluruh rencana Pentagon akan dijalankan, sebagian diadopsi, atau justru dibatalkan sepenuhnya. Ketegangan Meningkat di Timur Tengah Laporan ini muncul di tengah meningkatnya tensi antara Amerika Serikat dan Iran. Militer AS baru-baru ini mengonfirmasi pengerahan sekitar 3.500 personel dari 31st Marine Expeditionary Unit ke kawasan Timur Tengah. Langkah tersebut memperkuat indikasi bahwa Washington tengah meningkatkan kesiapsiagaan militernya.

Di sisi lain, Trump sebelumnya menyatakan bahwa peluang perundingan dengan Iran masih terbuka, bahkan mengklaim adanya sinyal positif dari Teheran. Namun, pernyataan itu dibantah oleh pihak Iran yang menegaskan belum ada niat untuk kembali ke meja perundingan dengan AS.

Mengutip Al Jazeera, Trump juga memperingatkan Iran agar tidak menghambat jalur vital Selat Hormuz. Ia mengancam akan mengambil tindakan keras jika Iran terus memblokade jalur tersebut, yang merupakan salah satu rute perdagangan minyak paling penting di dunia. Perbandingan Kekuatan Militer AS dan Iran Dari sisi kekuatan militer, Amerika Serikat masih unggul signifikan, khususnya dalam kekuatan darat. Angkatan Darat AS memiliki lebih dari 450.000 personel aktif, didukung oleh 325.000 anggota Garda Nasional serta sekitar 175.000 pasukan cadangan.

Selain jumlah personel, militer AS juga dilengkapi dengan teknologi canggih, termasuk ribuan tank, kendaraan lapis baja, serta sistem artileri modern. Pengeluaran pertahanan AS yang sangat besar—sekitar tiga kali lipat dari China sebagai pesaing terdekat—menjadi faktor utama dominasi tersebut.

Sementara itu, Iran memiliki sekitar 610.000 personel aktif yang tersebar di berbagai matra. Rinciannya mencakup sekitar 18.000 personel angkatan laut, 37.000 di angkatan udara, dan sekitar 15.000 di unit pertahanan udara. Selain itu, terdapat pula sekitar 40.000 personel paramiliter serta sekitar 350.000 pasukan cadangan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.