Ia juga menegaskan bahwa AS tidak akan meninggalkan kawasan dan berkomitmen menyelesaikan konflik agar tidak berulang dalam beberapa tahun ke depan.
Di tengah ketegangan geopolitik dan krisis energi global, rencana “Project Freedom” menjadi langkah berisiko tinggi—di satu sisi membuka jalur kemanusiaan, di sisi lain berpotensi memicu eskalasi baru jika tidak dikelola dengan hati-hati. (A08/bbc)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.