Pematangsiantar, Sinata.id – Keributan antara seorang perempuan bermarga Purba dengan seorang sopir angkutan kota (angkot) terjadi di Jalan Sutomo, tepatnya di sekitar Taman Bunga atau Lapangan Merdeka, Kota Pematangsiantar, Kamis (29/1/2026) sore.
Insiden tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas di lokasi kejadian.
Keributan dipicu persoalan utang piutang sebesar Rp200 ribu. Perempuan yang akrab disapa boru Purba itu menuturkan, utang tersebut bermula pada Rabu (7/1/2026). Ia mengaku sopir angkot bernama Putra datang ke rumahnya sekitar pukul 01.00 WIB untuk meminjam uang.
“Jumlahnya memang hanya Rp200 ribu, tetapi saya mengenakan bunga Rp50 ribu karena dia meminjam pada tengah malam. Kalau tidak dalam kondisi mendesak, tidak masuk akal mengganggu orang jam segitu,” ujarnya.
Boru Purba menyebutkan, pada Kamis sore Putra kembali datang menemuinya tanpa pemberitahuan. Kedatangan tersebut justru memicu keributan.
“Caranya tidak sopan. Saya diludahi, suami saya diajak berkelahi. Dia juga berkata, ‘kalau tidak mau saya bayar, kenapa?’,” katanya.
Situasi semakin memanas ketika Putra diduga mengambil sebatang kayu di sekitar lokasi. Saat kayu tersebut dilempar, seorang petugas kebersihan yang melintas terkena lemparan di bagian pinggang.
Peristiwa itu menyita perhatian warga dan pengguna jalan, sehingga menyebabkan kepadatan lalu lintas di sekitar Taman Bunga Pematangsiantar. Hingga keributan mereda, sejumlah warga berupaya melerai kedua belah pihak. (SN14)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.