“Caracas sedang dibombardir. Semua mata tertuju pada Venezuela. OAS dan PBB harus segera mengadakan pertemuan darurat,” tulis Petro.
Sementara itu, jurnalis CBS News, Jennifer Jacobs, mengklaim Trump telah memerintahkan serangan terhadap sejumlah lokasi di Venezuela, termasuk fasilitas militer. Ia menyebut operasi tersebut sebagai eskalasi besar dalam kampanye AS melawan pemerintahan Maduro.
Trump Klaim Maduro Ditangkap
Situasi semakin dramatis setelah Trump mengumumkan bahwa pasukan AS telah menangkap Maduro. Trump menyatakan Maduro dan istrinya sedang diterbangkan keluar dari Venezuela, sebagaimana dilaporkan The New York Times.
“Amerika Serikat telah menangkap Presiden Venezuela, Nicolás Maduro,” tulis Trump melalui platform Truth Social. Ia menegaskan bahwa AS telah melancarkan “serangan skala besar” terhadap Venezuela dengan melibatkan aparat penegak hukum Amerika.
Sebelum pengumuman tersebut, serangan militer dilaporkan terjadi di Caracas dan beberapa wilayah lain, termasuk ledakan besar di pangkalan militer Fortuna, Sabtu pagi waktu setempat.
Hingga kini, situasi di Venezuela masih berkembang dan menjadi sorotan tajam komunitas internasional. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.