Di sisi lain, Agus Mochtadi, mengaku memiliki kedekatan emosional dengan wilayah Siantar-Simalungun. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 122/Tombak Sakti pada 2018.
“Rasanya seperti pulang kembali. Saya pernah bertugas di sini dan memiliki banyak kenangan. Alhamdulillah, kini kembali diberikan kesempatan untuk mengabdi sebagai Dandim,” ujarnya.
Lulusan Akademi Militer Tahun 2005 tersebut juga mengapresiasi fondasi hubungan yang telah dibangun pendahulunya dengan seluruh unsur Forkopimda. Menurutnya, hal itu terlihat dari dukungan dan antusiasme berbagai pihak dalam acara pisah sambut tersebut.
“Kami melihat fondasi kerja sama yang sudah terbangun sangat baik. Tugas kami adalah melanjutkan dan meningkatkan sinergi yang telah ada demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.