MENU
Warga Hatonduhan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Faktanya
WA FB
Hukum & Peristiwa

Warga Hatonduhan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Faktanya

J Editor : Jansen Siahaan | 02 Jun 2026 | 14:13 WIB
Warga Hatonduhan Ditemukan Meninggal di Rumah, Polisi Ungkap Faktanya
Jenazah Sardion Simanjuntak saat di rumah duka. (polressimalungun)

Simalungun, Sinata.id – Suasana duka menyelimuti Nagori Jawa Tongah, Kecamatan Hatonduhan, Kabupaten Simalungun, setelah seorang pria bernama Sardion Simanjuntak (41) ditemukan meninggal dunia di rumahnya pada Minggu (31/5/2026) malam.

Korban pertama kali ditemukan oleh anaknya dalam kondisi tergeletak di kamar mandi rumah. Saat itu, sang anak hendak menuju dapur dan melihat ayahnya tidak sadarkan diri. Temuan tersebut kemudian diberitahukan kepada ibu korban dan warga sekitar untuk meminta bantuan.

Warga yang datang ke lokasi segera berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke Rumah Sakit Balimbingan. Namun, setelah menjalani pemeriksaan medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Mendapatkan informasi tersebut, personel Polsek Tanah Jawa langsung mendatangi lokasi kejadian guna melakukan penyelidikan serta memastikan tidak terdapat unsur tindak pidana di balik peristiwa tersebut.

Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung, mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan keterangan sejumlah saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga medis untuk mengetahui penyebab kematian korban.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, petugas tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selain itu, keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit hipertensi.

“Seluruh proses penanganan dilakukan sesuai prosedur untuk memastikan penyebab kematian korban dan memberikan kepastian kepada pihak keluarga,” ujar Kompol Banuara.

Pihak keluarga selanjutnya menyatakan menerima peristiwa tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi. Penolakan itu dituangkan secara tertulis karena keluarga meyakini korban meninggal dunia akibat kondisi kesehatannya.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, menegaskan bahwa kepolisian selalu merespons setiap laporan masyarakat secara cepat, termasuk laporan terkait peristiwa kematian warga.

Menurutnya, selain menjalankan fungsi penyelidikan, kehadiran polisi juga bertujuan memberikan rasa aman serta dukungan kepada keluarga yang tengah berduka.

“Dalam penanganan kasus ini, petugas telah melakukan olah TKP, pendataan saksi, penyusunan laporan polisi, dokumentasi, serta administrasi penyelidikan lainnya. Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, tidak ditemukan indikasi tindak pidana maupun unsur kekerasan yang mengarah pada kematian tidak wajar,” jelas AKP Verry, Selasa (2/6/2026).

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.