Simalungun, Sinata.id – Pembangunan Rumah Tahfidz Quran Haji Sugiat Santoso di kawasan Pondok Persulukan Tuan Guru Batak (TGB) Serambi Babussalam, Kabupaten Simalungun, tidak hanya dimaknai sebagai pembangunan fisik semata.
Lebih dari itu, rumah tahfidz ini diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan spiritual, serta pengembangan nilai persaudaraan bagi generasi muda di Sumatera Utara.
Dukungan terhadap pembangunan tersebut datang dari Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, yang menyalurkan bantuan material berupa 500 zak semen. Bantuan ini menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan penyelesaian sarana pendidikan Al-Qur’an yang dirancang untuk menampung para penghafal Al-Qur’an dari berbagai daerah. Penyaluran bantuan dilakukan pada Kamis (5/2/2026).
Penyerahan bantuan tersebut diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pematangsiantar, Zainal Siahaan, didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Fidelis Edy Suranta Sembiring. Bantuan diterima langsung oleh pimpinan Pondok Persulukan, TGB Syekh Dr. H. Ahmad Sabban El-Ramaniy Rajagukguk.
Dalam keterangannya, Ahmad Sabban menilai kepedulian pemerintah daerah terhadap pembangunan rumah tahfidz merupakan langkah strategis dalam menyiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kuat secara moral dan spiritual.
“Rumah Tahfidz ini diharapkan menjadi tempat lahirnya generasi yang berakhlak mulia, mencintai Al-Qur’an, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan Rumah Tahfidz Quran Haji Sugiat Santoso digagas oleh Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, sebagai bentuk kepedulian terhadap pembinaan umat.
Proses pembangunan telah dimulai dengan peletakan batu pertama pada Minggu (1/2/2026), yang turut dihadiri oleh Wali Kota Pematangsiantar.
Menurut TGB, keberadaan rumah tahfidz ini diharapkan mampu menjadi penyejuk sosial di tengah berbagai tantangan zaman, sekaligus menjadi pusat kegiatan keagamaan yang terbuka dan inklusif bagi masyarakat.
“Ini bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun masa depan,” tuturnya.
Pembangunan Rumah Tahfidz Quran Haji Sugiat Santoso menjadi contoh nyata sinergi antara tokoh agama, wakil rakyat, dan pemerintah daerah dalam meletakkan fondasi moral generasi bangsa melalui pendidikan Al-Qur’an. (SN10)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.