MENU
“Wow! Ratusan Telur Dinosaurus Ditemukan di Prancis, Salah Satu Situs...
WA FB
Sains & Teknologi

“Wow! Ratusan Telur Dinosaurus Ditemukan di Prancis, Salah Satu Situs Terbesar di Dunia”

J Editor : Jansen Siahaan | 04 Apr 2026 | 07:00 WIB
“Wow! Ratusan Telur Dinosaurus Ditemukan di Prancis, Salah Satu Situs Terbesar di Dunia”
Ilustrasi telur dinosaurus. (istimewa)

Pematangsiantar, Sinata.id – Penemuan spektakuler kembali menggemparkan dunia paleontologi.

Ratusan telur dinosaurus fosil ditemukan di situs Mèze, wilayah Hérault, Prancis selatan, yang dinilai sebagai salah satu kawasan sarang dinosaurus terbesar di dunia.

Seperti dilansir Sabtu (4/4/2026), pengumuman resmi dilakukan oleh Musée-Parc des Dinosaures de Mèze melalui media sosial. Setelah proses penggalian berbulan-bulan, tim peneliti berhasil menemukan telur-telur dalam kondisi sangat terawetkan.

Direktur sekaligus kurator museum, Alain Cabot, menyebut konsentrasi telur di lokasi ini sangat langka, bahkan dalam satu hari timnya bisa menemukan ratusan telur.

Hasil Puluhan Tahun Penelitian

Penemuan ini merupakan hasil dari hampir tiga dekade penelitian. Metode yang digunakan dimulai dari pengamatan pecahan cangkang telur di permukaan tanah, lalu dilanjutkan penggalian hati-hati di bawahnya.

Teknik sederhana namun teliti ini pertama kali membawa Cabot menemukan telur dinosaurus di kawasan Mèze sekitar 28 tahun lalu. Penelitian kemudian terus berkembang hingga mengungkap skala besar situs saat ini.

Telur Berusia 72 Juta Tahun

Berdasarkan analisis awal, telur-telur tersebut berasal dari periode Kapur Akhir (Cretaceous), sekitar 70–75 juta tahun lalu. Para ilmuwan memperkirakan telur ini milik berbagai spesies dinosaurus herbivora, termasuk Titanosaur dan Rhabdodon priscus.

Beberapa telur masih menyimpan struktur bagian dalam, sehingga sangat berharga untuk penelitian ilmiah. Temuan ini memberikan wawasan tentang perilaku reproduksi dinosaurus, lingkungan hidup, dan keragaman spesies di kawasan tersebut.

Kondisi Lingkungan Purba

Para peneliti menduga lingkungan purba menjadi faktor utama terawetkannya telur-telur ini. Kawasan ini dulunya merupakan dataran banjir yang dilalui aliran sungai. Saat banjir datang, sarang-sarang dinosaurus cepat tertimbun sedimen, melindungi cangkang telur yang rapuh dari kerusakan.

Ekosistem Reproduksi Dinosaurus

Kepadatan sarang yang ditemukan menunjukkan lokasi ini dulunya merupakan tempat bertelur bersama dalam skala besar, disebut sebagai “ekosistem reproduksi dinosaurus” yang telah membatu.

Situs Mèze kini dianggap sebagai deposit telur dinosaurus terbesar di Eropa, sebanding dengan situs di Argentina, China, dan Mongolia.

Publik menunjukkan antusiasme tinggi; unggahan museum di media sosial telah mendapatkan ribuan reaksi dan ratusan kali dibagikan.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.