MENU
Xi Jinping Pecat Dua Jenderal Senior China, Elite Militer PLA Diguncan...
WA FB
Dunia

Xi Jinping Pecat Dua Jenderal Senior China, Elite Militer PLA Diguncang

J Editor : Jansen Siahaan | 26 Jan 2026 | 11:20 WIB
Xi Jinping Pecat Dua Jenderal Senior China, Elite Militer PLA Diguncang
Presiden China Xi Jinping. (reuters)

Liu juga kerap melakukan kunjungan militer ke luar negeri, termasuk ke Indonesia pada Januari 2025 untuk membahas kerja sama pertahanan dan latihan bersama.

Pengamat militer dari Universitas Teknologi Nanyang, Zi Yang, menilai pencopotan Liu sulit dipahami dari sudut pandang profesional militer. Menurutnya, posisi Liu sangat krusial dalam peperangan modern dan membutuhkan kompetensi tinggi.

“Menyingkirkan perwira seperti itu bertentangan dengan prioritas kelembagaan PLA,” ujarnya, seperti dilansir Senin (226/1/2026).

Sejumlah analis internasional menilai pembersihan ini berpotensi berdampak besar terhadap moral dan kesiapan tempur PLA. Christopher K. Johnson, mantan analis CIA, menyebut langkah Xi sebagai penghancuran total terhadap komando tinggi militer China.

“Pembersihan terhadap figur sedekat Zhang Youxia menunjukkan bahwa kini tidak ada batasan bagi kampanye antikorupsi Xi Jinping,” ujarnya.

Sejak 2023, puluhan pejabat tinggi militer, perwira senior, hingga eksekutif industri persenjataan China telah diselidiki atau menghilang dari publik. Gelombang awal pembersihan menyasar Rocket Force, unit strategis pengelola rudal nuklir China, sebelum meluas ke jajaran elite PLA.

Meski Xi diyakini ingin menciptakan militer yang lebih bersih dan loyal dalam jangka panjang, para pengamat menilai dampak jangka pendeknya justru berisiko melemahkan kesiapan operasional.

“Banyak pengalaman hilang ketika para perwira tingkat atas disingkirkan,” kata Su Tzu-yun, analis militer dari Taiwan. “Ini dilema besar bagi Xi Jinping.”

Xi kini menghadapi tantangan besar untuk membangun kembali struktur komando militer dan menyiapkan generasi baru perwira yang ia anggap bersih serta setia, sebuah proses yang diperkirakan memakan waktu bertahun-tahun. (A02)

 

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.