Kegagalan Konstruksi
BNPB menggolongkan peristiwa ini sebagai bencana kegagalan teknologi. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menekankan pentingnya standar keselamatan konstruksi yang ketat, terutama pada bangunan publik di lingkungan pendidikan.
Hingga berita ini diturunkan, pencarian 38 korban yang masih hilang terus dilakukan. Suara tangisan keluarga terdengar di sekitar lokasi, berharap santri mereka ditemukan dalam keadaan selamat.
Tim gabungan Basarnas, BPBD, TNI, Polri, hingga relawan masih berjibaku di bawah terik matahari dan kondisi bangunan yang rapuh. (A46)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.