Jakarta, Sinata.id — Sebuah cerita yang selama dua tahun terpendam kini meledak di ruang publik. Bukan karena sensasi, melainkan karena luka yang tak kunjung sembuh. Lexi Valleno Havlenda, adik dari penyanyi Keisya Levronka, disebut mengalami kecelakaan serius saat mengikuti kegiatan organisasi pecinta alam di kampusnya, kawasan Grogol, Jakarta Barat.
Kabar itu diungkap langsung oleh sang ibu, Levi Leonita Davies, melalui akun Instagram @levihavron pada Sabtu (31/1/2026). Unggahan tersebut menyebut, insiden terjadi pada 2023, ketika Lexi—mahasiswi angkatan 2023—mengikuti latihan caving bersama unit pecinta alam fakultas hukum.
Dalam kegiatan itu, Lexi terjatuh dari lantai enam gedung kampus akibat pengait pengaman yang lepas. Akibat benturan keras, ia mengalami cedera serius dan harus menjalani perawatan panjang.
Namun bukan hanya kecelakaan yang menyisakan trauma. Levi menuding, penanganan awal terhadap putrinya dilakukan secara tidak layak.
“Bayangkan anak saya yang jatuh dari lantai enam gedung kampus dibopong, lalu didudukkan di kursi roda, didorong ke kendaraan (taksi online) dan ditidurkan lagi di taksi online,” tulis Levi, menggambarkan momen yang ia sebut sebagai awal dari penderitaan panjang Lexi.
Menurutnya, Lexi bahkan tidak dibawa menggunakan ambulans. Ia juga menyebut rumah sakit tujuan masih berada dalam satu yayasan dengan kampus. Levi mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa prosedur pertolongan pertama dinilai keliru dan memperparah kondisi anaknya.
Lebih dari itu, keluarga mengaku telah menunggu pertanggungjawaban selama dua tahun. Namun, yang datang hanya janji tanpa kejelasan. Dua kali pertemuan, kata Levi, tak menghasilkan solusi nyata. Lexi masih harus bolak-balik menjalani kontrol medis.
Kekecewaan itu akhirnya dibuka ke publik—dan respons datang deras. Sejumlah figur publik ikut bersuara, mempertanyakan tanggung jawab pihak kampus.
“Bukannya setelah tragedi itu ada janji tanggung jawab yang terucap dari kalian ya @untarjakarta? Halo,” tulis Tiara Andini.
“Aku izin share di X ya Tante,” tambah Ziva Magnolya.
“@untarjakarta ini?” tulis Mahalini Raharja.
Seorang warganet lain menuliskan kritik panjang yang menohok:
“Dua tahun digantung tanpa kejelasan. Kalian tahu perasaan keluarga yang menunggu di RS berhari-hari. Tolong itikad baik dan pertanggungjawabannya. Shame on you.”
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.