MENU
Banner SINATA.ID
26 Warga Hilang Tertimbun Longsor Kebun PTPN IV di Tapsel
WA FB
News

26 Warga Hilang Tertimbun Longsor Kebun PTPN IV di Tapsel

T Editor : Tumpal Pandapotan | 01 Dec 2025 | 15:27 WIB
26 Warga Hilang Tertimbun Longsor Kebun PTPN IV di Tapsel
Bencana longsor di Tapsel. ist

Tapsel, Sinata.id – Sedikitnya 26 warga Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, dilaporkan hilang tertimbun longsor pada Kamis (27/11/2025) sekitar pukul 18.00 WIB.

Material tanah diduga berasal dari areal perkebunan milik PTPN Regional IV Kebun Hapesong yang berada di atas permukiman Kampung Durian.

Longsoran besar itu meluncur cepat dan menghantam kawasan permukiman, meratakan sekitar 15 rumah warga dalam waktu sangat singkat. Seluruh bangunan dilaporkan hancur total dan nyaris tak menyisakan bentuk.

Tokoh masyarakat Batu Godang, Sutejo, menyatakan longsor bukan peristiwa alam biasa, melainkan luruhan besar tanah dari lereng kebun PTPN Regional IV.

Menurutnya, warga tidak sempat menyelamatkan diri saat material tanah turun seperti “gelombang besar”. Ia juga menyebut aliran listrik di kawasan tersebut padam sejak kejadian dan belum kembali pulih.

Respons tanggap darurat PTPN Regional IV disoal warga. Perusahaan perkebunan pelat merah itu dinilai tidak maksimal karena hanya menurunkan satu unit alat berat jenis beko mini untuk membantu pencarian, padahal puluhan warga masih tertimbun.

Sebaliknya, perusahaan lain, PT RAG, disebut lebih sigap dengan mengerahkan satu unit beko besar dan sekitar 100 karyawan untuk membantu evakuasi di lokasi bencana.

Warga menilai langkah PT RAG jauh lebih terlihat di lapangan dibanding upaya PTPN IV.

Kekecewaan warga berujung pada desakan agar pemerintah daerah dan aparat berwenang menyelidiki dugaan kelalaian dalam pengelolaan lahan di areal perkebunan yang berada di zona perbukitan rawan longsor tersebut.

Warga meminta manajemen PTPN Regional IV duduk bersama dengan para korban dan pemerintah, mendata seluruh korban secara terbuka, serta memastikan penanganan tanpa ada hal yang ditutup-tutupi.

Pemerintah daerah didesak segera melakukan investigasi teknis terhadap pola pengelolaan lereng di wilayah perkebunan PTPN IV Kebun Hapesong, termasuk kajian terhadap kemungkinan pelanggaran kaidah konservasi tanah dan air di kawasan perbukitan.

Media telah mencoba menghubungi Manajer PTPN Regional IV Kebun Hapesong, Achmad Munawar Hasibuan, untuk meminta penjelasan terkait longsor dan tata kelola lahan di sekitar lokasi bencana.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.