Oleh: St Ferry SP Sinamo, SH.MH
Penyaliban Yesus Kristus merupakan inti iman Kristen yang memiliki makna keselamatan bagi seluruh umat manusia. Peristiwa salib bukan sekadar tragedi sejarah, melainkan bagian dari rencana Allah untuk menebus dosa manusia dan membuka jalan keselamatan bagi semua bangsa.
Dalam ajaran Kristen, terdapat sedikitnya tujuh tujuan utama penyaliban Yesus yang menjadi dasar pengajaran gereja dan iman umat percaya di seluruh dunia.
1. Supaya manusia mengenal Allah yang benar
Melalui salib, Allah menyatakan kasih-Nya kepada manusia. Penyaliban Yesus menjadi bukti nyata bahwa Allah mengasihi dunia dan ingin manusia mengenal-Nya secara pribadi.
Dasar ayat: Yohanes 17:3; Roma 5:8.
2. Membuka keselamatan bagi semua bangsa
Keselamatan yang dibawa Yesus tidak hanya bagi bangsa Israel, tetapi bagi seluruh umat manusia tanpa memandang suku, ras, maupun latar belakang budaya.
Dasar ayat: Yohanes 3:16; Galatia 3:28; Wahyu 7:9.
3. Supaya Roh Kudus dicurahkan kepada orang percaya
Melalui kematian dan kebangkitan Yesus, Roh Kudus diberikan kepada orang percaya untuk menuntun, menguatkan, dan membuka pengertian akan firman Tuhan.
Dasar ayat: Yohanes 16:7; Kisah Para Rasul 2:38.
4. Menjadi korban sempurna yang menggantikan korban binatang
Yesus menjadi korban satu kali untuk selama-lamanya, menggantikan sistem korban dalam Perjanjian Lama.
Dasar ayat: Ibrani 9:12; Ibrani 10:10; Yohanes 1:29.
5. Membebaskan manusia dari hukum yang bersifat lahiriah
Yesus menggenapi hukum Taurat dan membawa manusia kepada hubungan rohani dengan Allah, bukan sekadar aturan lahiriah.
Dasar ayat: Galatia 3:13; Yohanes 4:24.
6. Mengampuni dosa dan mendamaikan manusia dengan Allah
Melalui darah salib, manusia memperoleh pengampunan dosa dan diperdamaikan kembali dengan Allah.
Dasar ayat: Kolose 1:20; Efesus 1:7; 1 Petrus 2:24.
7. Mengalahkan kuasa dosa, maut, dan Iblis
Kematian dan kebangkitan Yesus menjadi kemenangan atas kuasa maut dan kegelapan, serta memberi harapan hidup kekal.
Dasar ayat: Kolose 2:14–15; Ibrani 2:14; 1 Korintus 15:55–57.
Dukungan Tokoh Gereja
Sejumlah tokoh gereja menegaskan bahwa makna salib tetap relevan bagi kehidupan umat Kristen masa kini.
Pdt. Dr. Stephen Tong, penginjil dan teolog Reformed, pernah menegaskan:
“Salib Kristus adalah pusat Injil. Tanpa salib, tidak ada pengampunan dosa, tidak ada keselamatan, dan tidak ada pengharapan hidup kekal.”
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.