MENU
Banner SINATA.ID
\"Abangku Kritis, Peluru Masih Menempel di Batok Kepala!\" Jerit Adik...
WA FB
News

\"Abangku Kritis, Peluru Masih Menempel di Batok Kepala!\" Jerit Adik Korban Penembakan

T Editor : Tumpal Pandapotan | 04 Dec 2025 | 15:40 WIB
\"Abangku Kritis, Peluru Masih Menempel di Batok Kepala!\" Jerit Adik Korban Penembakan
InShot_20251204_153938504

Simalungun, Sinata.id – Seorang warga, Rudianto(43) kini berjuang antara hidup dan mati di ruang ICU setelah diduga dianiaya dan ditembak oleh penjaga keamanan kebun PTPN IV Kebun Marihat, Rabu (3/12/2025) malam. Korban mengalami luka tembak di kepala dengan peluru yang masih bersarang dalam batok kepalanya. Menurut keterangan beberapa warga setempat, korban merupakan warga Huta Marubun 1, Nagori Marubun Jaya, Kecamatan tanah Jawa, Simalungun.

Korban mengalami luka tembak di kepala dan peluru masih bersarang di kepalanya. Saat ini korban masih dirawat di Rumah Sakit Balimbingan.

“Dia masih dirawat dan masih di ruang ICU. Tak taulah, pihak rumah sakit pun tak mau visum agar kami membuat laporan ke polisi,” ujar Reni adik kandung korban.

Dia mengatakan, abangnya masih mau dirujuk ke Rumah Sakit Efarina Kota Siantar untuk penanganan lebih lanjut.

Adik korban mengatakan, pihak keluarga akan melaporkan hal ini kepada pihak kepolisian.

“Keluarga pasti akan melaporkannya, kondisi abangku kritis dan kami masih akan melakukan visum untuk membuat pengaduan,” katanya.

Dia menambahkan, peluru menembus kepala bagian belakang bawah tembus ke atas dan pelurunya masih lengket di dalam batok kepala.

Beberapa warga di sekitar lokasi kejadian yang berada di Pondok 8 mengatakan, malam itu kemungkinan mereka mengambil sawit kebon dan ditangkap pihak penjaga keamanan.

“Dua orang diamankan satu Josua dan Rudianto. Kemudian yang mendapat penganiayaan dan ditembak itu Rudianto yang saat ini masih di rumah sakit,” kata warga.

Sementara itu Pangulu Marubun Jaya Mega Raya Purba yang dikonfirmasi mengatakan, korban yang tertembak itu adalah benar warga Marubun Jaya.

“iya benar itu (korban) warga kita dan sedang menjalani perawatan di RS Balimbingan. Namun kejadiannya belum kita ketahui kepastiannya. Kita saat ini mau memastikan warga kita yang tertembak mendapat perawatan medis dengan baik,” katanya.

Sementara N Simanjutak, BKO Keamanan Kebun Marihat yang dikonfirmasi mengaku tidak mengetahui kronologis kejadian itu.

“Kurang tau saya kejadiannya. Kronologisnya tidak tahu,” jawabnya singkat. (A1)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.