MENU
Agar Puasa Tetap Bertenaga, Ini Panduan Memilih Menu Sahur
WA FB
Hiburan

Agar Puasa Tetap Bertenaga, Ini Panduan Memilih Menu Sahur

T Editor : Tumpal Pandapotan | 23 Feb 2026 | 19:02 WIB
Agar Puasa Tetap Bertenaga, Ini Panduan Memilih Menu Sahur
Ilustrasi

Jakarta, Sinata.id - Pola makan saat sahur berperan penting dalam menjaga stamina dan mencegah rasa lapar berlebihan selama menjalankan ibadah puasa. Asupan gizi yang tepat dapat membantu mempertahankan energi, menstabilkan kadar gula darah, serta menjaga hidrasi tubuh hingga waktu berbuka.

Sejumlah panduan gizi menyarankan agar menu sahur tidak sekadar mengenyangkan, tetapi juga mengandung kombinasi karbohidrat kompleks, protein, lemak sehat, serat, dan cairan yang cukup. Komposisi tersebut dinilai mampu memperlambat proses pencernaan sehingga energi dilepaskan secara bertahap sepanjang hari.

Berikut beberapa prinsip yang dapat diterapkan saat menyusun menu sahur:

1. Utamakan karbohidrat kompleks

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat dibandingkan karbohidrat sederhana. Proses cerna yang bertahap membantu menjaga kestabilan gula darah dan menunda munculnya rasa lapar. Sumbernya antara lain roti gandum utuh, nasi merah, oat, quinoa, serta umbi-umbian seperti ubi jalar. Kandungan serat dalam bahan pangan tersebut turut mendukung rasa kenyang lebih lama.

2. Tambahkan sumber protein

Protein berkontribusi dalam meningkatkan rasa kenyang dan menjaga keseimbangan gula darah. Sumber protein hewani seperti telur, ikan, dan daging tanpa lemak dapat menjadi pilihan. Alternatif lainnya meliputi yoghurt, susu, keju cottage, serta protein nabati seperti lentil, kacang-kacangan, dan buncis. Mengombinasikan protein dengan karbohidrat kompleks membantu tubuh lebih siap menjalani puasa.

Baca: Putra Mahkota Arab Saudi Sumbang Rp134 Miliar untuk Program Sosial Ramadan

3. Sertakan lemak sehat dalam porsi cukup

Lemak sehat membantu memperlambat pengosongan lambung, sehingga makanan bertahan lebih lama dalam sistem pencernaan. Alpukat, kacang almond, kenari, biji chia, dan minyak zaitun dapat ditambahkan dalam jumlah terbatas. Meski bermanfaat, konsumsinya tetap perlu dibatasi agar tidak berlebihan.

4. Perbanyak makanan tinggi serat dan air

Serat mendukung kesehatan saluran cerna sekaligus memperpanjang rasa kenyang. Buah dengan kandungan air tinggi seperti semangka, jeruk, dan beri, serta sayuran seperti mentimun dan bayam, membantu menjaga hidrasi. Biji-bijian seperti oat dan barley serta kacang-kacangan juga berperan dalam menjaga pelepasan energi tetap stabil.

5. Jaga kecukupan cairan

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.