Dalam pidatonya, AHY menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara untuk membangun infrastruktur yang tangguh, hijau, inklusif, dan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia dinilai memiliki pengalaman strategis dalam pembangunan kawasan pesisir, konektivitas antarpulau, ketahanan pangan, air, energi, serta pengembangan infrastruktur yang resilien terhadap perubahan iklim.
Kehadiran AHY dalam forum tersebut sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu mitra penting dalam percakapan global mengenai masa depan pembangunan berkelanjutan di Asia.
Partisipasi Indonesia di Ecosperity Week 2026 juga mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendorong pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga keberlanjutan, ketahanan, dan pemerataan pembangunan.
Pemerintah menilai infrastruktur menjadi fondasi utama untuk memperkuat daya saing bangsa sekaligus memastikan tidak ada wilayah yang tertinggal dalam proses pembangunan nasional.
Selain menjadi ajang pertukaran gagasan dan pengalaman global, keikutsertaan AHY di Ecosperity Week 2026 diharapkan dapat membuka peluang kerja sama internasional dan menarik investasi berkualitas guna mendukung agenda pembangunan Indonesia ke depan. (SN22)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.