Sinata.id - Di tengah kepungan banjir yang melumpuhkan sejumlah wilayah di Aceh, sebuah kisah kemanusiaan mencuat dan menyentuh nurani publik. Seorang pemuda Aceh tampil dengan aksi sederhana, mengorbankan tenaga dan waktu demi meringankan beban para korban bencana.
Pemuda itu memilih berjalan jauh menuju Lhokseumawe, menempuh perjalanan puluhan kilometer bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan demi membantu warga yang bertahan di posko pengungsian.
Aksi tulus tersebut terekam dan dibagikan melalui akun TikTok @TOKO DAMRY, dikutip Rabu (17/12/2025), telah menyedot perhatian warganet.
Dalam video yang beredar luas, pemuda tersebut tampak memanggul satu karung cabai.
Saat disapa, ia menjelaskan bahwa cabai itu bukan miliknya.
Ia hanya membantu menjualkan milik orang lain sebagai bentuk ikhtiar untuk mengumpulkan dana.
Hasil penjualan cabai itu, kata dia, akan dibelikan kebutuhan pokok dan dibawa kembali ke posko pengungsian yang terdampak banjir.
“Saya cuma bantu dengan tenaga, bawa cabai ini ke Lhokseumawe untuk dijual,” ujarnya dengan nada lugas.
Ia menegaskan, perjalanan itu belum berakhir.
Setelah cabai terjual, ia berencana kembali ke lokasi pengungsian dengan membawa bahan pangan yang dibutuhkan para korban.
“Nanti hasilnya dibawa pulang lagi, beli beras untuk di sana,” tuturnya.
Pemuda tersebut sadar, bantuan yang mampu ia berikan mungkin tidak besar.
Namun baginya, ketulusan dan kepedulian jauh lebih penting daripada nilai materi.
“Walaupun sedikit, yang penting bisa membantu,” ucapnya.
Keterbatasan ekonomi tak menjadi alasan untuk berpangku tangan.
Ia memilih turun langsung, mengerahkan tenaga sebagai bentuk solidaritas di tengah situasi darurat.
“Kalau tidak bisa bantu dengan uang, kita bantu dengan tenaga,” katanya menutup pernyataan.
Kisah ini menjadi potret nyata kekuatan gotong royong masyarakat.
Di saat bencana datang tanpa ampun, nilai kemanusiaan justru hadir melalui langkah-langkah kecil yang dilakukan dengan hati besar. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.