Armada bantuan ini sebelumnya berangkat dari Barcelona pada 12 April, sementara armada utama berlayar dari Sisilia pada 26 April.
Sebanyak 59 aktivis dari berbagai negara, termasuk 18 warga Turki, akhirnya tiba di Turki pada Jumat malam menggunakan penerbangan Turkish Airlines dari Kreta, Yunani. Seruan ke Dunia Internasional Menutup pernyataannya, Davidson mendesak komunitas internasional untuk tidak tinggal diam.
“Semua orang harus bangkit. Ini tidak hanya akan berhenti di Palestina, ini bisa menyebar ke seluruh dunia,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Israel terkait tuduhan tersebut. (A08)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.