MENU
Aktivitas Terakhir Dwinanda Dosen Untag Ditemukan Tewas hingga Menyere...
WA FB
News

Aktivitas Terakhir Dwinanda Dosen Untag Ditemukan Tewas hingga Menyeret Nama AKBP Basuki

R Editor : Redaksi Sinata | 19 Nov 2025 | 18:53 WIB
Aktivitas Terakhir Dwinanda Dosen Untag Ditemukan Tewas hingga Menyeret Nama AKBP Basuki
Dosen hukum pidana Untag Semarang, Dwinanda Linchia Levi. (Ist)

Ia menyebut kondisi tubuh menjelang kematian terkadang menimbulkan reaksi tubuh yang sulit diprediksi.

Ia juga menampik kabar soal hubungan asmara.

“Saya sudah tua. Tidak ada hubungan seperti yang orang pikirkan,” demikian pengakuannya.

Ia mengaku mengenal Levi karena simpati setelah mengetahui kedua orang tua dosen itu telah meninggal.

Basuki bahkan menyebut pernah membantu pembiayaan saat Levi menyelesaikan studi doktornya.

Semua keterangan itu kini menjadi bagian dari materi yang akan diuji polisi melalui rangkaian pemeriksaan saksi, rekam medis, hingga hasil autopsi.

Menunggu Gelar Perkara

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Artanto menegaskan bahwa penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti terkait kematian Levi.

“Kami masih berproses. Keterangan saksi, ahli, dan petunjuk lain sedang digali. Proses ini tidak bisa selesai dalam satu-dua hari,” kata Artanto.

Ia menjelaskan, seluruh temuan nantinya akan dipaparkan dalam gelar perkara yang melibatkan pengawas internal dan eksternal, termasuk perwakilan keluarga atau pendamping hukum.

“Dari gelar perkara itu baru disimpulkan, apakah peristiwa ini masuk ranah pidana atau tidak. Kepastian kepada publik akan disampaikan berdasarkan bukti, bukan asumsi,” tegasnya.

Artanto meminta semua pihak memberi ruang bagi penyidik untuk bekerja.

“Kami memahami kegundahan mahasiswa dan civitas academica. Kami berempati dan memberi atensi khusus terhadap kasus ini,” ujarnya.

Dirreskrimum Polda Jateng Kombes Dwi Subagio menyatakan hal senada, “Masih pendalaman.”

Sementara itu, AKBP Andika Dharma Sena memastikan, selain AKBP Basuki, polisi juga akan memeriksa saksi dari pihak hotel dan memeriksa rekaman CCTV.

Sosok Dwinanda Linchia Levi

Di balik polemik penyebab kematiannya, Levi dikenal sebagai akademisi muda dengan rekam jejak pendidikan yang mentereng.

Nama lengkapnya korban adalah Dwinanda Linchia Levi Heningdyah Nikolas Kusumawardhani.

Perempuan asal Banyumas itu berdomisili di Purwokerto, Jawa Tengah, namun sehari-hari mengajar di Semarang.

Ia menempuh Magister Ilmu Hukum di Universitas Jenderal Soedirman, kemudian meraih gelar Doktor Ilmu Hukum dari Universitas Diponegoro pada 2019.

Sekitar 2021–2022, Levi mulai mengajar sebagai dosen tetap di Fakultas Hukum Untag Semarang.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.