Di layar kaca, Gary menjadi bagian dari berbagai sinetron populer, mulai dari Hidayah, Dongeng, Heart Series 2, ABG Jadi Manten, hingga Pesantren Rock n’ Dut. Ia juga terlibat dalam banyak FTV, web series, dan proyek video musik.
Puncak prestasinya diraih pada Indonesia Movie Actors Awards 2007, ketika ia dinobatkan sebagai Pemeran Pendukung Pria Terbaik lewat film D’Bijis.
Dalam beberapa tahun terakhir, Gary dikenal sering membagikan kegiatannya touring motor—hobi yang sangat ia cintai.
Duka yang Menyisakan Jejak Panjang Karier
Kepergian Gary Iskak bukan hanya kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi dunia film Indonesia yang selama dua dekade terakhir ia warnai dengan berbagai karakter kuat dan khas.
Para sahabat mengenang Gary sebagai sosok hangat yang ramah terhadap semua kru di lokasi syuting.
Dunia hiburan kembali mengibarkan bendera duka, mengenang aktor yang pergi terlalu cepat, meninggalkan karya dan kenangan yang tak lekang waktu.
Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.