Ketidakhadiran CR7 di lapangan bukan disebabkan oleh cedera, melainkan dipicu rasa frustasi yang mendalam setelah rival bebuyutan mereka, Al Hilal, diizinkan untuk membajak Karim Benzema dari Al Ittihad pada bursa transfer Januari. Sementara itu, Al Nassr hanya mendatangkan pemain muda potensial yang dinilai Ronaldo belum cukup untuk mendongkrak kekuatan tim secara instan.
Ketegangan ini semakin memuncak karena Ronaldo merasa adanya ketimpangan dukungan dari Dana Investasi Publik (Public Investment Fund/PIF) yang dinilainya seolah-olah “menganakemaskan” Al Hilal demi memuluskan jalan menuju tangga juara. Pemilik lima gelar Ballon d’Or tersebut dikabarkan bersikeras bahwa liga harus menjaga sportivitas dan keseimbangan kekuatan antarklub besar jika ingin dianggap sebagai kompetisi elite dunia.
Meski spekulasi mengenai masa depannya mulai liar beredar di media-media internasional, Al Nassr secara mengejutkan mampu meredam turbulensi internal tersebut. Mereka menunjukkan bahwa kolektivitas tim tetap menjadi senjata mematikan dan membuktikan bahwa Al Nassr masih tajam meski tanpa jimat keberuntungan mereka di atas lapangan.
Apa yang Terjadi? Ronaldo dilaporkan sengaja absen atau melakukan mogok main untuk kedua kalinya secara berturut-turut. Kabar yang beredar menyebutkan bahwa pemain berusia 41 tahun itu merasa frustasi dengan kebijakan investasi Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi yang dianggapnya “pilih kasih”.
Kemarahan Ronaldo memuncak setelah Al Hilal berhasil membajak Karim Benzema dari Al Ittihad di jendela transfer Januari, sementara Al Nassr hanya mendatangkan pemain muda Haider Abdulkarim. Ronaldo menilai ketimpangan kekuatan tersebut sengaja diciptakan untuk memuluskan langkah Al Hilal meraih gelar juara.
Gambaran Umum Meski tanpa pemilik lima gelar Ballon d’Or, Al Nassr justru menunjukkan performa solid. Menghadapi lawan berat Al Ittihad di Al-Awwal Park, Sabtu (7/2) dini hari WIB, skuad asuhan Jorge Jesus berhasil menang dengan skor meyakinkan 2-0.
Sadio Mané memecah kebuntuan melalui titik putih pada menit ke-84, disusul gol pengunci dari bintang muda Brasil, Angelo Gabriel, di masa injury time. Kemenangan ini membuat Al Nassr terus menempel ketat Al Hilal di puncak klasemen dengan selisih satu poin.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.