MENU
Alasan Pria Viral di Bogor Ngaku Anak Propam, Kini Minta Maaf
WA FB
News

Alasan Pria Viral di Bogor Ngaku Anak Propam, Kini Minta Maaf

R Editor : Redaksi Sinata | 23 Nov 2025 | 21:26 WIB
Alasan Pria Viral di Bogor Ngaku Anak Propam, Kini Minta Maaf
Seorang pria viral yang mengaku anak Propam akhirnya meminta maaf dan mengakui seluruh pernyataannya tidak benar. (Screenshot)

“Sekilas informasi yang kami terima, mobil itu bukan barang bukti. Namun tetap kami dalami,” ujar Kombes Radjo.

Keterangan itu diperkuat Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, yang menyebut mobil tersebut berstatus over kredit dan menunggak.

MAF disebut sengaja membuat pengakuan palsu demi menghindari penagih utang.

“Ia mengaku anak Propam untuk menghindari debt collector,” kata Made.

Kronologi Video yang Memicu Viral

Video bermula dari kejadian di area parkir sebuah mal di Bogor.

Seorang pria berkemeja abu-abu, belakangan diketahui sebagai MAF, didatangi beberapa orang yang mempertanyakan kepemilikan mobil.

Dalam rekaman, MAF tampak bersikeras mengatakan mobil itu barang bukti Polsek berikut surat izin pinjamnya.

“Ini barang bukti Polsek, surat pinjamnya ada. Bapak saya anggota Propam,” ujar MAF dalam video tersebut.

Pernyataan itu memicu gelombang spekulasi dan kritik publik hingga rekaman tersebut ditonton lebih dari 800 ribu kali melalui berbagai akun Instagram termasuk @feedgramindo dan @warungjurnalis.

Penelusuran Fakta

Berikut fakta lengkap yang telah dikonfirmasi polisi:

1. Ayah MAF bukan anggota Propam

Ayahnya merupakan Aiptu EP, bertugas di SPKT Polsek Tajurhalang, Depok.

2. Mobil bukan barang bukti

Mobil pribadi, over kredit dan menunggak cicilan.

3. Pengakuan dibuat karena tekanan debt collector

MAF mengaku takut dan terintimidasi saat didatangi.

3. Polisi akan memeriksa MAF

Polda Metro Jaya memastikan akan meminta keterangan dari MAF terkait motif dan pernyataannya.

“Ia akan dimintai klarifikasi soal maksud pernyataan dalam video tersebut,” ujar Kombes Budi.

Mengakhiri klarifikasinya, MAF menyampaikan permintaan maaf kepada institusi Polri karena telah menimbulkan persepsi negatif.

“Saya meminta maaf karena sudah mencemarkan nama baik Polri,” ucapnya.

Polisi memastikan proses penelusuran tetap berjalan untuk mendalami motif dan rangkaian kejadian sebelum video itu viral. [a46]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.