MENU
Alex Desak Bapanas Segera Salurkan Bapang Jelang Lebaran
WA FB
News

Alex Desak Bapanas Segera Salurkan Bapang Jelang Lebaran

G Editor : Gunawan Purba | 27 Feb 2026 | 18:53 WIB
Alex Desak Bapanas Segera Salurkan Bapang Jelang Lebaran
Alex Indra Lukman

Jakarta, Sinata.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, meminta pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) tidak menunda penyaluran bantuan pangan (Bapang) beras dan minyak goreng untuk periode Februari–Maret 2026. Program tersebut dinilai sangat dinanti oleh sekitar 33,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM), terutama menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Menurut Alex, ketersediaan stok beras dan minyak goreng dalam kondisi aman dan mencukupi. Karena itu, tidak ada alasan bagi pemerintah untuk menahan distribusi bantuan yang telah diputuskan dalam forum resmi.

“Persediaan sangat memadai. Jangan sampai ada penundaan, karena masyarakat sudah menunggu,” tegasnya, Kamis (26/2/2026) di Jakarta.

Pernyataan tersebut merespons belum terealisasinya keputusan rapat High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Pusat (HLM TPIP) yang digelar 29 Januari 2026.

Dalam rapat yang dipimpin Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian itu disepakati, penyaluran bantuan dilakukan satu kali untuk alokasi dua bulan sekaligus, yakni Februari dan Maret 2026.

Setiap KPM dijadwalkan menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per bulan. Sasaran penerima juga diperluas hingga mencakup masyarakat desil I sampai IV, sebagaimana skema pada program Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra).

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu menilai bantuan tersebut berperan strategis dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok selama Ramadan hingga Idulfitri. Selain membantu kebutuhan rumah tangga, Bapang juga diharapkan mampu meredam potensi lonjakan inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

“Program ini bukan sekadar bantuan sosial, tetapi instrumen pengendali harga. Jangan biarkan masyarakat menunggu terlalu lama,” ujarnya.

Pada 2026, jumlah penerima Bapang meningkat signifikan, mencapai 81,9 persen lebih tinggi dibandingkan program sebelumnya yang menyasar 18,2 juta KPM per bulan. Untuk penyaluran dua bulan sekaligus, Perum Bulog ditugaskan menyalurkan sekitar 664,8 ribu ton beras dan 132,9 ribu kiloliter minyak goreng.

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp11,92 triliun untuk memastikan program tersebut berjalan optimal.

Sebelumnya, pada 2025, Bapanas bersama Bulog telah melaksanakan Bapang dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada Juni–Juli dengan bantuan 10 kilogram beras per bulan bagi 18,2 juta KPM. Tahap berikutnya pada Oktober–November ditambah paket 2 liter minyak goreng per bulan untuk jumlah penerima yang sama.

Tag :
ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.