Sinata.id - Kabar yang ditunggu publik San Siro akhirnya datang! Rafael Leao dan Christian Pulisic dinyatakan siap turun bersama sejak menit awal.
Setelah berbulan-bulan hanya menjadi sketsa taktik di papan strategi, duet yang diimpikan Massimiliano Allegri itu akhirnya hidup.
Sejak pramusim, Allegri merancang formasi agresif 3-5-2 dengan Leao dan Pulisic sebagai mesin gol utama.
Tapi apa daya, cedera bergantian membuat rencana itu tak pernah terealisasi. Baru Leao pulih, Pulisic tumbang. Baru Pulisic siap, Leao kembali bermasalah.
Hasilnya? Zero start bersama sejak awal musim.
Sebuah ironi untuk dua pemain yang diproyeksikan sebagai wajah baru serangan Rossoneri.
Corriere dello Sport mengabarkan, notifikasi besar sudah masuk ke kalender Milanisti, Derby Milan pekan depan berpotensi jadi laga pertama Leao–Pulisic dimainkan bersamaan sebagai starter.
-
Leao sudah kembali memperkuat Portugal dalam FIFA Matchday, menghadapi Irlandia dan Armenia. Ia dijadwalkan mendarat di Milanello pada Selasa.
-
Pulisic justru diuntungkan. Tidak dipanggil Timnas Amerika Serikat, ia bisa menghabiskan jeda internasional untuk recovery maksimal dan latihan penuh.
Bagi Allegri, ini bukan sekadar kabar baik, ini jackpot taktis.
Kombinasi Cepat dan Killer
Leao memberi ledakan, dribel mematikan, dan daya dobrak dari sisi kiri. Pulisic menghadirkan teknik, pergerakan diagonal, plus finishing yang semakin matang.
Dan meski menit bermain bersama mereka masih minim, keduanya sudah sempat memamerkan bayangan kerja sama yang menjanjikan:
-
Momen Juventus – Pulisic mengirimkan umpan matang, Leao gagal menuntaskan.
-
Momen Parma – Leao memberi flick elegan, Pulisic membuang peluang satu-lawannya.
Belum berbuah gol, tapi sudah cukup membuat publik membayangkan apa yang bisa terjadi jika duet ini diberi 90 menit penuh.
Panggung Derby Jadi Pembuktian
Derby della Madonnina bukan sekadar laga gengsi. Milan butuh poin untuk mengejar Inter yang nyaman di puncak klasemen.
Dan di panggung inilah, Allegri akhirnya bisa memainkan gambarnya secara utuh: duet Leao–Pulisic sebagai senjata utama.
Jika keduanya benar-benar fit dan diturunkan, inilah kali pertama Milanisti melihat prototipe “Rossoneri Baru” yang ingin dibangun Allegri musim ini.
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.