MENU
Anak 5 Tahun Meninggal di Kolam Renang Hotel Pandan, Polisi Evaluasi P...
WA FB
News

Anak 5 Tahun Meninggal di Kolam Renang Hotel Pandan, Polisi Evaluasi Pengawasan Wahana Air

R Editor : Redaksi Sinata | 28 Jan 2026 | 20:51 WIB
Anak 5 Tahun Meninggal di Kolam Renang Hotel Pandan, Polisi Evaluasi Pengawasan Wahana Air
Polres Tapteng menyelidiki insiden bocah 5 tahun tenggelam di kolam renang Hotel Pia Pandan. Polisi pasang garis dan periksa saksi. (Ist)

Pandan, Sinata.id — Insiden tragis menimpa seorang anak di kawasan wisata air Pandan. Kepolisian kini mendalami penyebab tenggelamnya bocah berusia lima tahun di kolam renang Water Park Hotel Pia Pandan, Tapanuli Tengah.

Peristiwa terjadi pada Minggu sore (25/1/2026). Korban berinisial IMP (5), warga Kelurahan Aek Habil, Kota Sibolga, sempat dilarikan ke RSUD Pandan. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolres Tapanuli Tengah Polres Tapanuli Tengah, Muhammad Alan Haikel, melalui jajaran Polsek Pandan, membenarkan kejadian tersebut dan memastikan proses penyelidikan tengah berjalan.

Berdasarkan keterangan saksi, korban berenang bersama keluarga sebelum akhirnya ditemukan di area kolam dewasa dengan kedalaman sekitar 1–1,5 meter sekitar pukul 15.00 WIB. Kejadian ini sontak mengundang kepanikan pengunjung.

Menerima laporan, petugas Polsek Pandan bersama Unit Inafis Sat Reskrim Polres Tapteng segera menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Area kolam renang kemudian dipasangi garis polisi guna mensterilkan lokasi dan memudahkan proses identifikasi.

Polisi menyatakan tengah berkoordinasi dengan pihak manajemen hotel untuk meninjau sistem pengawasan dan standar keselamatan di area publik tersebut. Sejumlah saksi, termasuk pihak pengelola dan pengunjung yang berada di lokasi saat kejadian, telah dimintai keterangan. Data dari keluarga korban juga dikumpulkan sebagai bagian dari penyelidikan.

Pihak kepolisian menegaskan, pendalaman dilakukan untuk memastikan rangkaian peristiwa secara utuh serta mencegah kejadian serupa terulang.

Menanggapi insiden ini, kepolisian menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Aparat juga mengingatkan pengelola wahana air agar memperketat pengawasan di lapangan.

“Kami mengimbau orang tua memberikan pengawasan melekat kepada anak-anak saat berada di kolam renang, meskipun telah ada papan peringatan atau aturan keselamatan,” ujar pihak kepolisian.

Hingga kini, kepolisian terus melakukan pendekatan persuasif kepada keluarga korban melalui unsur pembinaan masyarakat dan Bhabinkamtibmas, sembari memastikan penanganan perkara berjalan sesuai prosedur. [dfb]

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.