Tebing Tinggi, Sinata.id — Polres Tebing Tinggi menggelar patroli berskala besar pada Sabtu (31/1/2026) malam guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya aksi balap liar dan tawuran antar kelompok bermotor yang kerap terjadi pada akhir pekan.
Kegiatan diawali dengan apel pengecekan kesiapan personel yang dipimpin Kabag Ops Polres Tebing Tinggi, Kompol Herliandri. Apel tersebut diikuti jajaran pejabat utama Polres Tebing Tinggi serta personel gabungan dari satuan fungsi dan polsek di wilayah hukum setempat.
Dalam arahannya, Kompol Herliandri menegaskan bahwa patroli dilakukan sebagai langkah pencegahan dini untuk meminimalkan potensi gangguan kamtibmas pada jam-jam rawan. Personel diinstruksikan melakukan pemantauan di titik-titik yang dinilai rawan pelanggaran, dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Patroli dibagi menjadi dua regu dengan rute berbeda. Regu pertama melakukan penyisiran mulai dari Gapura Desa Paya Kuruk hingga wilayah perbatasan hukum Polsek Tebing Tinggi dan Polsek Dolok Masihul.
Sementara itu, regu kedua memantau sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Gunung Lauser, Simpang Dolok, Simpang Ramayana, Jalan Taman Bahagia, Jalan HM Yamin, Jalan Yos Sudarso, hingga perbatasan Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban.
“Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, petugas tidak menemukan aktivitas balap liar maupun tawuran antar kelompok bermotor. Selain itu, tidak terdeteksi adanya tindak pidana pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (3C), begal, maupun bentuk kejahatan jalanan lainnya,” kata Kompol Herliandri.
Secara umum, situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi pada malam akhir pekan tersebut terpantau aman dan kondusif. Patroli ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan serta memastikan aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan tertib dan lancar. (SN7)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.