Proyek Kapal Perang Malaysia Kembali Terganggu
Polemik rudal NSM menambah panjang masalah dalam proyek kapal perang littoral combat ship Malaysia yang telah berjalan sejak 2011.
Program modernisasi armada laut tersebut sebelumnya juga sempat diterpa isu dugaan salah kelola dan korupsi sehingga mengalami keterlambatan bertahun-tahun.
Akibat pencabutan izin ekspor rudal oleh Norwegia, pengiriman kapal perang pertama Malaysia kini kembali tertunda hingga Desember 2026.
Di tengah konflik diplomatik tersebut, pemerintah Malaysia mulai mempertimbangkan alternatif pengganti sistem rudal NSM. Namun, proses itu dinilai tidak mudah karena harus menyesuaikan dengan perangkat kapal perang yang telah terpasang.
Meski demikian, Anwar Ibrahim memastikan program modernisasi kapal perang Malaysia tetap berjalan sesuai rencana. (A02)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.