MENU
Apa Itu Panda Bonds? Isu yang Kini Ramai Dibahas hingga Kagetkan Mente...
WA FB
News

Apa Itu Panda Bonds? Isu yang Kini Ramai Dibahas hingga Kagetkan Menteri Purbaya

R Editor : Redaksi Sinata | 14 Nov 2025 | 18:00 WIB
Apa Itu Panda Bonds? Isu yang Kini Ramai Dibahas hingga Kagetkan Menteri Purbaya
Panda Bonds. (Ilustrasi)
Sinata.id - Isu penerbitan Panda Bonds kembali mencuat di media internasional, namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah Indonesia tidak pernah membahasnya. Purbaya menegaskan kabar bahwa Indonesia akan menerbitkan obligasi berdenominasi renminbi itu tidak berdasar dan sama sekali belum masuk dalam agenda resmi Kementerian Keuangan.

Apa itu Panda Bonds?

Panda Bonds adalah instrumen utang berdenominasi mata uang renminbi yang diterbitkan pihak asing langsung di pasar obligasi China daratan.

Instrumen ini berbeda dengan Dim Sum Bonds, yang juga menggunakan renminbi tetapi diterbitkan di luar China daratan, seperti Hong Kong.

Dengan bunga yang relatif rendah, Panda Bonds kini menjadi salah satu opsi pembiayaan yang diminati banyak negara.

Namun ketika isu bahwa Indonesia bersiap masuk ke pasar Panda Bonds merebak luas, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa langsung menepisnya.

Dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (14/11/2025), Purbaya mengaku terkejut ketika mendengar kabar internasional yang menyebut pemerintah sedang menyiapkan penerbitan Panda Bonds.

“Panda Bonds? Saya malah baru dengar. Tidak ada pembahasan untuk tahun depan,” ujar Purbaya, menegaskan informasi tersebut tidak berasal dari internal Kementerian Keuangan.

Ia menambahkan, pemerintah juga belum memiliki kebutuhan pendanaan renminbi dalam waktu dekat.

Sebab, Indonesia sudah memiliki fasilitas transaksi mata uang lokal atau local currency transaction (LCT) dengan China, yang meminimalkan ketergantungan pada dolar AS.

“Limit LCT bisa sampai US$30 miliar. Itu sudah cukup kalau kita mau mengurangi ketergantungan pada dolar,” jelasnya.

Isu Berawal dari Financial Times

Rumor Indonesia akan menerbitkan Panda Bonds berawal dari laporan Financial Times yang mengklaim Kemenkeu sedang membahas kemungkinan penerbitan obligasi berdenominasi renminbi tersebut.

FT menyebutkan dua sumber yang mengetahui diskusi tersebut.

Pernyataan Purbaya hari ini langsung membalikkan narasi tersebut.

Popularitas Panda Bonds memang terus meroket di pasar internasional.

Sejak 2023, reformasi regulasi di China membuatnya makin mudah diterbitkan dan biayanya lebih ringan dibanding pendanaan dolar AS.

Tahun lalu, nilainya menembus 195 miliar Yuan, angka tertinggi sepanjang sejarah.

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.