MENU
Arbeloa Kritik Wasit Slavko Vincic Usai Bayern Munchen Singkirkan Real...
WA FB
Berita

Arbeloa Kritik Wasit Slavko Vincic Usai Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid di Allianz Arena

N Editor : Nida | 16 Apr 2026 | 11:44 WIB
Arbeloa Kritik Wasit Slavko Vincic Usai Bayern Munchen Singkirkan Real Madrid di Allianz Arena
Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa kecewa dengan kartu merah wasit Slavco Vincic kepada Eduardo Camavinga. (AFP/Alexandra Beier)\n

Jakarta, Sinata.id - Mantan pemain Alvaro Arbeloa melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit Slavko Vincic dalam laga panas antara Bayern Munchen vs Real Madrid di Allianz Arena, Kamis (16/4) WIB.

Pertandingan leg dramatis tersebut berakhir dengan skor 4-3 untuk kemenangan Bayern, sekaligus memastikan langkah mereka ke semifinal Liga Champions UEFA. Kartu Merah Camavinga Jadi Sorotan Keputusan kontroversial terjadi pada menit ke-86 saat wasit mengeluarkan kartu merah kepada Eduardo Camavinga. Gelandang Madrid itu dinilai melakukan pelanggaran terhadap Harry Kane, namun kartu diberikan karena dianggap menahan bola beberapa detik setelah sebelumnya sudah mengantongi kartu kuning.

Arbeloa menilai keputusan tersebut tidak adil dan terlalu berlebihan, terutama mengingat situasi pertandingan yang masih seimbang.

Menurutnya, seorang pemain tidak seharusnya diusir hanya karena tindakan kecil seperti menahan bola sesaat, terlebih ketika sudah memiliki kartu sebelumnya. Momentum Berubah, Madrid Tersingkir Sebelum insiden kartu merah, Real Madrid sempat unggul 3-2 dan berada di atas angin. Namun setelah kehilangan satu pemain, Bayern berhasil memanfaatkan situasi, menyamakan kedudukan, lalu membalikkan skor menjadi 4-3.

Arbeloa menyebut keputusan wasit telah merusak pertandingan yang sejatinya berlangsung menarik dan kompetitif.

Ia juga mengungkapkan rasa kecewa terhadap hasil akhir yang membuat Madrid gagal melangkah lebih jauh di kompetisi elit Eropa tersebut. Fokus Beralih ke La Liga Kekalahan ini memastikan Real Madrid tersingkir di perempat final dan mengubur harapan meraih gelar ke-16 di Liga Champions. Kini, Los Blancos harus mengalihkan fokus ke kompetisi domestik.

Persaingan dengan Barcelona di La Liga menjadi target utama hingga akhir musim.

Arbeloa menegaskan bahwa Real Madrid harus tetap berjuang hingga laga terakhir, demi menjaga reputasi dan lambang besar klub. (A07)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.