Pelaku meminta uang, namun korban menolak. Pertengkaran terjadi.
“Korban ditikam tiga kali di dada dan meninggal di tempat. Pelaku lalu memasukkan tubuh korban ke kontainer untuk dibawa ke rumah kosong,” jelas Kapolresta.
Di rumah kosong itulah YH melakukan aksi keji: memotong tubuh korban menjadi beberapa bagian sebelum membuangnya ke septic tank dan mengecor bagian atasnya agar tidak tercium.
Suami Korban Shock Berat
Suasana haru terlihat saat tim medis menaikkan dua kantong jenazah berisi potongan tubuh korban ke ambulans.
Suami korban tampak tak mampu menahan tangis.
Sementara itu, polisi menegaskan pelaku akan dijerat pasal berlapis, yakni pembunuhan berencana, pembunuhan disertai pencurian, serta perampokan yang mengakibatkan kematian.
“Ancaman hukumannya adalah penjara seumur hidup atau hukuman mati,” tegas Kapolresta.
Meski pelaku mengaku motif utamanya adalah perampokan akibat judi online, penyidik belum menutup kemungkinan adanya motif lain.
“Keterangan pelaku masih berubah-ubah. Kami masih dalami seluruh kemungkinan,” tutur AKP Agung Gumar.
Kasus ini menjadi sorotan publik Papua Barat, mengingat korban dikenal baik oleh warga setempat dan tak pernah memiliki masalah dengan orang lain. [a46]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.