New York, Sinata.id — Militer Amerika Serikat melalui United States Central Command (CENTCOM) resmi mengumumkan penerapan blokade terhadap akses maritim Iran mulai hari ini.
Kebijakan tersebut diberlakukan sesuai arahan Presiden Donald Trump, dengan target seluruh jalur pelayaran yang menuju dan keluar dari pelabuhan Iran. Berlaku untuk Semua Kapal Dalam pernyataan resminya, CENTCOM menyebut bahwa blokade akan mencakup seluruh kapal tanpa memandang asal negara. Artinya, setiap aktivitas keluar-masuk pelabuhan Iran di kawasan Teluk Arab dan Teluk Oman akan diawasi ketat.
Langkah ini dinilai sebagai eskalasi serius dalam dinamika geopolitik kawasan yang selama ini sudah sensitif. Selat Hormuz Tetap Dibuka Meski menerapkan blokade, CENTCOM menegaskan tidak akan mengganggu kebebasan navigasi di Selat Hormuz selama kapal tidak menuju pelabuhan Iran.
Selat tersebut merupakan salah satu jalur distribusi minyak paling penting di dunia, sehingga stabilitasnya menjadi perhatian global. Dampak ke Perdagangan Global Blokade ini berpotensi memicu gangguan pada rantai pasok energi dunia, mengingat Iran merupakan salah satu pemain penting dalam industri minyak.
Selain itu, kebijakan ini juga dapat meningkatkan ketegangan antara negara-negara besar dan memperbesar risiko konflik terbuka di kawasan Timur Tengah.(A07)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.