Sejumlah laporan menyebut Trump meminta revisi terhadap rancangan kesepakatan yang sedang dibahas.
Kerangka terbaru yang beredar mencakup penghentian kekerasan selama 60 hari, pembukaan kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, serta dimulainya kembali negosiasi mengenai program nuklir Iran.
Perkembangan ini menjadi perhatian dunia karena sekitar 20 persen perdagangan minyak global dan pengiriman gas alam cair (LNG) melewati Selat Hormuz.
Gangguan terhadap jalur strategis tersebut berpotensi memperburuk pasokan energi global dan mendorong kenaikan harga bahan bakar di berbagai negara. (A08/bbc)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.