MENU
AS Siaga Serang Iran, Adu Kekuatan Militer Kedua Negara Jadi Sorotan
WA FB
Dunia

AS Siaga Serang Iran, Adu Kekuatan Militer Kedua Negara Jadi Sorotan

J Editor : Jansen Siahaan | 31 Jan 2026 | 10:19 WIB
AS Siaga Serang Iran, Adu Kekuatan Militer Kedua Negara Jadi Sorotan
Ilustrasi bendera Iran dan Amerika Serikat. (reuters)

Untuk persenjataan udara, Iran mengoperasikan 551 unit pesawat, terdiri dari 188 pesawat tempur, 21 pesawat serang, 86 pesawat angkut, 103 pesawat latih, dan 10 pesawat misi khusus. Iran juga memiliki 6 pesawat tanker, 129 helikopter, serta 13 helikopter serang.

Di sektor darat, Iran memiliki 2.675 tank, 75.939 kendaraan militer, 424 artileri self-propelled, 1.803 artileri tarik, dan 1.550 artileri roket.

Sementara itu, Angkatan Laut Iran tidak memiliki kapal induk maupun kapal perusak. Namun, Iran mengoperasikan 25 kapal selam, 3 korvet, 1 kapal perang ranjau, dan 21 kapal patroli.

Pernyataan Trump Soal Kesepakatan Nuklir

Presiden Trump menyatakan bahwa Iran sebenarnya ingin mencapai kesepakatan guna menghindari konflik bersenjata. Ia menegaskan bahwa armada militer AS yang dikerahkan ke kawasan Iran saat ini lebih besar dibandingkan kekuatan yang sebelumnya digunakan dalam operasi terhadap Venezuela.

“Kami memiliki armada besar yang sedang menuju Iran saat ini, bahkan lebih besar daripada yang kami miliki di Venezuela,” ujar Trump kepada wartawan, seperti dikutip dari AFP, Sabtu (31/1/2026).

Trump mengaku telah memberikan tenggat waktu kepada Iran terkait pembahasan program nuklir, rudal balistik, dan isu lainnya, meskipun ia enggan membeberkan batas waktu tersebut secara terbuka.

“Saya bisa mengatakan satu hal, mereka memang ingin membuat kesepakatan,” tegas Trump.

Namun, Trump menolak menjelaskan langkah militer lanjutan apabila kesepakatan tersebut gagal dicapai.

“Saya tidak ingin membicarakan apa pun yang berkaitan dengan tugas militer saya,” pungkasnya. (A02)

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.