Beberapa tokoh agama bahkan menyerukan agar pelaku segera meminta maaf secara terbuka dan bertaubat atas perbuatannya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang masih menelusuri keaslian video serta motif di balik tindakan tersebut.
Polisi dan Pemkab Kepahiang disebut telah berkoordinasi untuk memastikan langkah hukum dan administratif yang tepat.
Sementara itu, VA sendiri belum memberikan klarifikasi langsung di hadapan publik.
Namun, video yang menampilkan dirinya kini telah tersebar di berbagai platform dan menjadi sorotan nasional. [zainal/a46/detikcom]
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.