MENU
August Sinaga Gaungkan Pendidikan Berkarakter dan Berkualitas di Wilay...
WA FB
News

August Sinaga Gaungkan Pendidikan Berkarakter dan Berkualitas di Wilayah Siantar–Simalungun

R Editor : Redaksi Sinata | 17 Jul 2025 | 21:36 WIB
August Sinaga Gaungkan Pendidikan Berkarakter dan Berkualitas di Wilayah Siantar–Simalungun
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VI Provinsi Sumatera Utara, August Sinaga.

“Kota Pematangsiantar siap menjadi pelopor pelaksanaan sekolah lima hari. Kami mulai dengan keteladanan guru, lingkungan sekolah yang bersih, hingga kegiatan bermakna di hari kelima,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (17/7/2025).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa rapat koordinasi telah dilaksanakan antara Gubernur dan para kepala daerah se-Sumut guna menyusun strategi implementasi kebijakan tersebut secara bertahap dan merata. Program “Anak Bangsa Teladan” Sebagai bagian dari upaya memperkuat kualitas pendidikan yang berakar pada nilai-nilai moral dan karakter bangsa, August menggagas Program Pendidikan “Anak Bangsa Teladan”. Program ini dirancang secara holistik dengan tujuh pilar utama:

Guru Teladan, Siswa Berkarakter Menjadikan guru sebagai figur panutan dalam perilaku, etika, dan disiplin. Sekolah Bersih, Sekolah Damai Membangun budaya sekolah yang bersih, sehat, bebas perundungan, dan ramah anak. 5 Hari Sekolah, 1 Hari Pengembangan Diri Mengisi hari kelima dengan kegiatan sosial, seni budaya, ekstrakurikuler, dan kegiatan keagamaan. Siantar–Simalungun Bercerita Menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal melalui lomba mendongeng serta penulisan sejarah daerah. Zona Bebas Gadget Saat Jam Belajar Mengurangi distraksi penggunaan gawai dalam proses belajar-mengajar di kelas. Satu Sekolah, Satu Inovasi Mendorong inovasi tahunan dari masing-masing sekolah berupa karya kreatif siswa. Orangtua Terlibat, Anak Menjadi Hebat Mengajak orangtua berperan aktif dalam mendukung pembinaan karakter dan pembelajaran siswa.

Menurut August, program ini tidak hanya memperkuat arah kebijakan pendidikan provinsi, namun juga menjadi jawaban atas tantangan moral dan intelektual yang dihadapi generasi muda saat ini.

“Jika guru menjadi teladan, sekolah tertib dan bersih, anak-anak belajar dengan semangat dan hormat, maka dampaknya akan terasa sampai ke masyarakat. Inilah saatnya kita membangun dari akar, dari tempat kelahiran saya sendiri,” pungkasnya penuh semangat.

 

ADVERTISEMENT

Komentar (0)

1000 Karakter tersisa
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.