“Kalau aparat tidak bergerak, maka jangan salahkan masyarakat kalau menganggap ada pembiaran, bahkan keterlibatan. Ini harus ditindak tegas, jangan pandang bulu!” tegas Henderson.
Pulo Batu kini menjadi simbol kegagalan penegakan hukum di tengah masyarakat. Jika aparat terus diam, maka tidak hanya reputasi Kota Pematangsiantar yang rusak— tetapi masa depan generasi muda jadi taruhannya. (*)
Komentar (0)
Seluruh isi komentar merupakan tanggung jawab masing-masing pengguna dan berada di luar tanggung jawab redaksi. Komentar yang melanggar hukum akan ditindak sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.